Suara.com - Timnas Indonesia tidak kekurangan pemain keturunan, bahkan untuk tim nasional putri sekalipun. Teranyar, terdapat nama Asia Nitaya Karsten pesepak bola putri keturunan Indonesia-Belanda yang kini bermain di Belanda.
Asia Nitaya Karsten yang lahir pada 1 Februari 2009. Berusia 15 tahun, Asia biasa bermain sebagai gelandang.
Dia bisa bermain sebagai gelandang serang (CAM), tengah (CM), bertahan (CVM), serta sayap kiri (LW). Saat ini, ia membela ADO Den Haag MO16 di Belanda.
Dengan tinggi 163 cm dan berat 52 kg, Asia dikenal sebagai pemain serba bisa yang memiliki visi permainan tajam.
Ia dominan dengan kaki kanan dan telah mencatatkan 24 pertandingan, mencetak 10 gol, serta memberikan 9 assist.
Kemampuannya dalam mengatur serangan dan berkontribusi dalam pertahanan membuatnya menjadi pemain penting di timnya.
Asia memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
Meskipun memegang paspor Belanda, ia tetap menghargai warisan budayanya.
Sebagai talenta muda dengan performa menjanjikan, Asia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Baca Juga: Liverpool vs Wolves Malam Ini, Justin Hubner Bakal Dimainkan?
Jika terus menunjukkan perkembangan positif, bukan tidak mungkin ia akan menjadi bintang di level profesional, baik di Eropa maupun di kancah internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia