Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes resmi menjadi kapten Venezia. Hal itu diungkap oleh pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco saat konfrensi pers jelang melawan Genoa.
Menurut Di Francesco, Jay Idzes dipilih menjadi kapten Venezia sepeninggal Joel Pohjanpalo yang pindah ke Como.
Di Francesco mengatakan bahwa pemain Timnas Indonesia itu ialah pemain terbaik untuk mewakili tim mengarungi Serie A Italia musim ini.
"Dia (Jay Idzes) adalah kapten kami, dia dipilih untuk mewakili tim ini," kata Di Francesco seperti dilansir dari tuttoveneziasport.it, Minggu (16/2).
"Jay dipilih karena pengetahuannya, bahasanya, cara dia menjadi pemimpin, karena dedikasinya dalam membantu rekan setim," tambah pelatih Venezia tersebut.
Di Francesco menegaskan bahwa Jay Idzes ialah sosok kapten yang sangat ia inginkan.
"Inilah kapten yang saya inginkan. Dia tidak pernah menyalahkan rekan setimnya tetapi membantu mereka," sanjung Di Francesco.
Penunjukan kapten kepada Jay Idzez membuatnya mencetak sejarah baru yakni pemain Timnas Indonesia pertama yang menjadi kapten di klub Serie A Italia.
Sebelumnya, Jay Idzes mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Eusebio Di Francesco untuk menjadi kapten Venezia saat melawan AS Roma di pekan ke-24 Serie A Italia.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025
Itu jadi kali kedua Jay Idzes ditunjuk menjadi kapten Venezia. Sebelumnya, ia menjadi kapten I Lagunari--julukan Venezia saat menghadapi Udinese.
Ditunjuk menjadi kapten tim di panggung Serie A Italia tentu jadi torehan prestasi bagi Jay Idzes. Tidak semua pemain memiliki kemampuan lebih untuk jadi kepanjangan tangan pelatih di lapangan.
Jiwa kepemimpinan Jay Idzes jadi salah satu faktor utama yang membuatnya dipilih jadi kapten Venezia. Namun tidak hanya itu, Jay memiliki kemampuan spesial lain dan itu diungkap sendiri oleh pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco.
"Jay Idzes telah menunjukkan kemampuan hebat untuk dekat dengan rekan setimnya. Dia berbicara dalam beberapa bahasa, tahu bagaimana menangani semua situasi," puji Di Francesco saat itu.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025
-
AC Milan Menang Tipis, Zlatan Ibrahimovic: Kami Bisa Dapat Masalah
-
Hasil Babak 1 Timnas Indonesia vs Uzbekistan Piala Asia U-20 2025: Saling Menekan, Jens Raven Menggila
-
Profil Marselinus Ama Ola, Winger Lincah Bantu Jens Raven Bobol Gawang Uzbekistan U-20
-
Prediksi Shin Tae-yong Soal Timnas Indonesia U-20 Terbukti Benar, Indra Sjafri Gigit Jari
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat