Suara.com - Satu pemain keturunan potensial yang bisa dilirik PSSI muncul lagi. Adalah Noah Adnan yang berkarier di Amerika Serikat.
Noah Adnan merupakan pemain keturunan yang baru dikontrak oleh FC Cincinnati 2 dengan status MLS Next Pro.
Pemain berusia 23 tahun tersebut dikontrak setelah sukses melakukan trial. Ia sebelumnya bermain untuk tim Universitas Stanford selama 2020-2024.
Menariknya setelah dikontrak FC Cincinnati, Adnan berhasil menjalani debutnya di tim utama dalam ajang 32 besar Concaf Champions Cup.
Lantas siapakah Noah Adnan yang memiliki keturunan Indonesia? Melansir dari Instagram @futboll.indonesiaa, ia memiliki darah Tanah Air dari ayahnya.
Ayah Adnan berasal dari Jakarta dan dikabarkan masih memegang paspor Indonesia. Sedangkan ibunya lahir di Amerika Serikat.
Kendati begitu, Adnan sendiri disebut tidak hanya memiliki paspor Amerika Serikat karena usianya sudah lebih 20 tahun.
Sebagai informasi, Adnan merupakan pemain yang lahir pada 21 Januari 2002. Ia bermain sebagai bek tengah dengan postur 1,87 meter.
Sebelumnya, Noah Adnan bermain di liga universitas bersama Stanford University selama 4 tahun. Total ia mencatatkan 83 penampilan bersama Stanford University dengan sumbangan 12 gol dan empat assist.
Baca Juga: 2 Pemain yang Disingkirkan Shin Tae-yong Berpeluang Kembali ke Timnas Indonesia
Menariknya lagi, adik dari Noah yang bernama Zane Adnan pernah bergabung di TC timnas Basket Indonesia pada 2022 lalu.
Akankah nama Noah Adnan masuk dalam lirikan PSSI untuk dibujuk membela timnas Indonesia di masa mendatang? patut dinantukan.
Berita Terkait
-
Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026? Denny Landzaat: Kami...
-
Frank de Boer: Jairo Riedewald Mudah Jadi Pemain Timnas Belanda
-
Patrick Kluivert Pilih Mudik ke Belanda Jelang Laga Timnas Indonesia vs Australia
-
Kemunduran Statistik Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025, di 2023 Lebih Bagus!
-
Gagal Total di Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Singgung Prestasi Juara AFF
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey