Suara.com - PSM Makassar mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0 dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Minggu (24/2/2025). Skuat Juku Eja menunggu delapan tahun untuk bisa memetik hasil ini.
Bernardo Tavares merasa senang dengan keberhasilan dan menjadi sejarah bagi PSM Makassar.
"Kami belum pernah menang di Liga 1 melawan Persija dan sekarang ini kami membuat sejarah," kata Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu memuji anak asuhnya yang memiliki sikap positif baik saat menguasai maupun saat sedang tidak menguasai bola.
Ia menyakini buah kesabaran dan kerja keras tim dengan julukan Juku Eja itu mampu menumbangkan tim tamu dengan julukan Macan Kemayoran itu.
"Sikap yang bagus dari pemain kami, baik tanpa dan dengan bola, kami punya banyak peluang, kami pantas atas hasil ini," ucapnya.
Meski mencetak sejarah pertama kali menang melawan Persija sejak delapan tahun terakhir, ia mengaku kecewa dengan wasit yang memimpin duel kedua tim itu yakni Yudi Nurcahya.
Pasalnya, ia dan skuadnya mudah mendapatkan kartu kuning meski mengaku tidak bertindak kasar.
"Saya tidak kasar, tidak agresif, saya tetap menghormati ke wasit, jadi tolong hargai juga kami. Mudah sekali kami dapat kartu kuning," ucapnya.
Baca Juga: Klasemen Terbaru BRI Liga 1 usai PSM Makassar Kalahkan Persija Jakarta
Sementara itu, pencetak gol PSM Hermin Haljeta mengaku akan terus bekerja keras bersama timnya untuk mendulang tiga poin pada pertandingan berikutnya.
Sesuai jadwal, pertandingan pekan ke-25 PSM akan melakoni laga tandang menghadapi Madura United di Stadion Bangkalan pada Minggu (2/3).
"Kami sangat senang dan yang penting kami sudah mengamankan tiga poin dan ke depan kami akan terus kerja keras lagi," ucap pemain dengan nomor punggung 99 itu.
PSM Makassar berhasil merebut tiga poin melawan Persija Jakarta pada laga pekan ke-24 kompetisi klub sepak bola kasta teratas tanah air.
Satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak penyerang PSM Hermin Haljeta pada menit ke-60.
Kemenangan itu membawa Juku Eja naik ke posisi ketujuh dengan 36 poin, sedangkan kekalahan ini membuat Macan Kemayoran tertahan di posisi keempat dengan 40 poin pada klasemen sementara.
Berita Terkait
-
Klasemen Terbaru BRI Liga 1 usai PSM Makassar Kalahkan Persija Jakarta
-
BRI Liga 1: Imbangi Persib Bandung, Madura United Lanjutkan Rekor Unbeaten
-
Disanksi Berat Komdis PSSI Gegara Selebrasi, Beckham Putra: Itu Bukan Provokasi!
-
Ong Kim Swee Sesalkan Kegagalan Persis Solo Raih Poin Penuh di Laga Kandang
-
Selebrasi Berbuntut Sanksi Berat: Komdis PSSI Hukum Beckham Putra
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
-
Semangat Miliano Jonathans! Terancam Absen hingga Pertengahan Musim Depan
-
Bangga Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Siap Kerja Keras
-
Pemain Keturunan Indonesia Cuma Bisa Melongo Lihat Bayern Munich Pesta 6 Gol ke Gawang Atalanta
-
3 Aspek yang Bikin Ezra Walian Layak Bela Timnas Indonesia
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Ditanya Apa Bertahan di Atletio Madrid Musim Depan, Julian Alvarez: Maybe Yes, Maybe No
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia