Suara.com - Liana merupakan Direktur Utama (Dirut) PSIM Yogyakarta. Dirinya menjadi salah satu sosok penting di balik promosinya PSIM ke Liga 1 2025/2026.
Laskar Mataram menjadi juara Liga 2 2024/2025, mengakhiri penantian 18 tahun klub tersebut untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Berikut profil lengkapnya:
- Nama lengkap: Yuliana Tasno
- Tempat/Tgl Lahir: 19 Juli 1984
- Jabatan: Direktur Utama PSIM Yogyakarta (sejak Juli 2023)
- Alumni: Universitas Tarumanagara (Sarjana Desain Grafis, Magister Pemasaran, Magister Bisnis Internasional).
Perjalanan Karir
- Manajer Brand & Komunikasi PSSI (2017-2018).
- Panitia Asian Games 2018 (INASGOC).
- Creative Marketing Associate IBL (2016-2017).
- Commercial Manager Timnas Indonesia (2017).
Jabatan di PSIM
1. Wakil Direktur Pemasaran (2019-2021).
2. Direktur Bisnis (2021-2023).
3. Plt. Direktur Utama (Feb-Juli 2023).
4. Direktur Utama (Juli 2023-sekarang).
Prestasi di PSIM
- Mengantarkan PSIM promosi ke Liga 1 2025/2026 setelah 18 tahun melalui kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru.
- Merombak struktur manajemen dengan memangkas birokrasi kompleks.
- Mengintegrasikan pengembangan bisnis, operasional tim, dan pemasaran.
Meski bekerja di lingkungan maskulin, ia membuktikan kepemimpinan perempuan bisa sukses melalui:
- Strategi rebranding klub
- Optimalisasi potensi lokal
- Kolaborasi dengan stakeholder sepakbola nasional.
Keberhasilannya memimpin PSIM tidak hanya menarik perhatian karena prestasi klub, tetapi juga karena ia berhasil mendobrak dominasi laki-laki di dunia sepak bola Indonesia, mendapatkan julukan seperti "Bidadari PSIM" dari publik.
Berita Terkait
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Jean-Paul Van Gastel Betah Ungkap Alasan Perpanjang Kontrak bersama PSIM Yogyakarta
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
-
PSIM Yogyakarta Targetkan Lisensi AFC demi Buka Jalan Tampil di Kompetisi Asia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026