Suara.com - Siapa Herman Dzumafo? Striker naturalisasi berusia 44 tahun yang secara blak-blakan menyebut dirinya menunggu panggilan Patrick Kluivert untuk membela Timnas Indonesia.
Herman Dzumafo belakangan membuat geger publik Tanah Air usai menyebut dirinya siap dipanggil untuk membela Timnas Indonesia.
Hal ini diutarakannya seiring kebutuhan penyerang murni di skuad Garuda. Karenanya, ia pun mengaku menunggu panggilan Patrick Kluivert.
Meski begitu, Herman Dzumafo sadar diri. Pasalnya ia sudah berusia senja sebagai pemain, sehingga kecil dan mustahil dirinya dilirik oleh Timnas Indonesia.
“Semua pemain tentu punya keinginan untuk membela Timnas. Jadi, kalau ada panggilan, justru saya akan respon positif,” kata Dzumafo, dikutip dari akun Instagram @cctvbola24jam.
“Tapi, saya harus tahu juga, umur saya sudah tidak muda lagi untuk bersaing di level yang sangat tinggi. Tapi, saya yakin dengan keinginan saya, kerja keras, saya bisa,” lanjutnya.
Keinginannya membela Timnas Indonesia juga tak lepas dari fakta bahwa penyerang keturunan Kamerun itu sudah menjadi WNI sejak 2017.
Namun usai menjadi WNI, penyerang yang kini bermain untuk Persiba Balikpapan di Liga Nusantara atau Liga 3 itu belum pernah mengenakan seragam Merah Putih di pentas internasional.
Lantas, siapakah sosok Herman Dzumafo tersebut? Seperti apa perjalanan kariernya hingga memutuskan menjadi WNI?
Baca Juga: Emil Audero Cetak Sejarah Setelah 1 Detik Resmi WNI, Jadi Kiper Paling ... di Asia!
Malang Melintang di Indonesia
Herman Dzumafo merupakan penyerang yang berasal dari Kamerun dan telah menjadi WNI. Ia lahir di Douala pada 21 November 1980 dengan nama lengkap Herman Dzumafo Epandi.
Kariernya di sepak bola bermula di kampung halamannya pada awal 2000 an dengan membela Caiman, Cintra Yaounde, Sable FC, dan Coton Sport FC dari 2001 hingga 2007.
Pada tahun 2007, Dzumafo berpetualang ke Tanah Air dengan berlabuh di Riau untuk membela PSPS Pekanbaru.
Di PSPS, Dzumafo menjadi idola publik Riau karena ketajamannya. Selama lima tahun membela Askar Bertuah, ia mampu mencetak 60 gol dari 120 laga.
Hal ini kemudian membawa Dzumafo hijrah ke Arema Indonesia pada 2012, di mana ia mencetak 6 gol dari 17 laga dan berlanjut bergabung Persib Bandung pada Oktober 2012.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Jadwal, dan Pembagian Grup
-
Timnas Uzbekistan Mau Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro Panggil 40 Pemain
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions