Suara.com - Meskipun saat ini Timnas Indonesia memiliki skuad bernilai lebih tinggi dibandingkan Australia, Ketua Umum PSSI Erick Thohir tidak ingin memberikan tekanan kepada Pelatih Patrick Kluivert untuk meraih kemenangan.
Fokus utama tetap pada persiapan optimal demi hasil terbaik di lapangan.
Lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia mempertemukan Timnas Indonesia dengan Australia. Pertandingan ini akan digelar di Sydney Football Stadium pada 20 Maret mendatang.
Baik Kluivert maupun Pelatih Australia, Tony Popovic, telah mengumumkan daftar pemain yang akan bertanding.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, skuad Timnas Indonesia memiliki nilai pasar mencapai Rp634,86 miliar, lebih tinggi dibandingkan Australia yang hanya Rp412,81 miliar.
Perbedaan ini disebabkan oleh absennya beberapa pemain kunci Australia seperti Harry Souttar, Jordan Bos, dan Riley McGree yang mengalami cedera.
Erick Thohir: Tak Ada Target Menang, Fokus pada Performa Terbaik
Meskipun nilai pasaran Timnas Indonesia lebih tinggi, Erick Thohir menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memberikan beban kemenangan kepada Patrick Kluivert.
Menurutnya, sepak bola tetap memiliki unsur ketidakpastian, dan yang terpenting adalah tim bisa menampilkan performa maksimal di lapangan.
Baca Juga: Bukan karena Masalah dengan STY, Alasan Resmi Elkan Baggott Tolak Ajakan Patrick Kluivert
"Saya tidak mau. Bola 50:50, pasti, kita mau yang terbaik. Semua mau yang terbaik kan? Hayo jangan bohong," kata Erick Thohir di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (16/3/2025) malam.
Lebih lanjut, Erick memastikan bahwa Timnas Indonesia sudah memiliki strategi dan persiapan yang matang untuk menghadapi Australia.
Ia optimistis dengan kerja keras dan strategi yang tepat, skuad Garuda bisa memberikan perlawanan sengit di laga nanti.
Laga Krusial Demi Tiket ke Piala Dunia 2026
Setelah menghadapi Australia, Timnas Indonesia dijadwalkan bertemu Bahrain dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, lima hari setelahnya.
Dua pertandingan ini menjadi krusial dalam perjalanan Garuda menuju Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Rekam Jejak Jefferson Carioca: Gelandang Timnas Brasil yang Direkrut Persis Solo
-
Siapa Jean Mota? Gelandang Incaran Persija yang Pernah Main Bareng Messi dan Suarez
-
Rumor Panas! Mantan Rekan Lionel Messi Gabung Persija Jakarta?
-
Maaf, Pintu Tertutup untuk Ragnar Oratmangoen
-
Cristiano Ronaldo Kembali Mogok Main, Ancam Hengkang dari Al Nassr di Akhir Musim
-
Detail Sanksi untuk BTN Timnas Indonesia Sumardji dari FIFA
-
Inter ke Semifinal! Gol Bonny dan Diouf Bawa Nerazzurri Singkirkan Torino di Coppa Italia
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda
-
Duit Jadi Magnet Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hijrah ke Super League Musim Ini