Suara.com - Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong peluk erat Asnawi Mangkualam usai namanya dicoret dari daftar panggil skuad Garuda besutan Patrick Kluivert untuk laga ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Shin Tae-yong memang menyaksikan Asnawi Mangkualam ketika memperkuat klubnya Port FC di Liga Thailand yang kebetulan melawan tim Pratama Arhan, Bangkok United beberapa waktu lalu.
Dalam laga tersebut sudah viral di sosial media bahwa Shin Tae-yong perut erat Asnawi Mangkualam. Seperti diketahui, Asnawi bisa dikatakan anak asuh kesayangan.
Asnawi hampir tidak pernah absen dari tim nasional Indonesia besutan Shin Tae-yong. Namun, di era Patrick Kluivert, ia langsung dicoret.
"Intensitas berakhir saat pertandingan berakhir. Di luar lapangan, yang ada hanyalah rasa hormat," kata Asnawi Mangkualam dilansir dari Instagram miliknya.
Sampai dengan saat ini belum ada pernyataan resmi dari Kluivert mengapa Asnawi tidak dibawa. Diduga, eks PSM Makassar itu kalah bersaing dengan pemain-pemain lain.
Sebut saja Sandy Walsh, Eliano Reijnder, dan Kevin Diks bisa bermain di posisi bek kanan. Jika Asnawi tetap dipanggil lini belakang skuad Garuda semakin menumpuk.
"Mungkin ada beberapa posisi, di situ ada Kevin Diks, Sandy Walsh mungkin, juga di posisi atas ada opsi lain, dengan adanya Ole," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
"Saya tidak tahu, saya tidak berani tanya atau membandingkan per individu, karena semua kan menjadi satu strategi kepelatihan," jelas Erick Thohir.
Timnas Indonesia sedang bersiap menghadapi ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Australia dan Bahrain.
Baca Juga: Merah-merah, Momen Timnas Indonesia Turun dari Pesawat di Bandara Australia
Skuad Garuda terlebih dahulu akan menghadapi Australia di Sydney Football Stadium pada 20 Maret. Kemudian lima hari berikutnya melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Timnas Indonesia membutuhkan poin dari dua pertandingan tersebut buat menjaga asa lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Saat ini, Jay Idzes dan kawan-kawan menduduki posisi tiga klasemen sementara Grup C dengan 6 poin.
Kalah 1 angka dari Australia di peringkat kedua. Jika ingin melaju langsung ke Piala Dunia 2026, tim Merah Putih harus finish di urutan kedua klasemen akhir Grup C.
Profil Asnawi Mangkualam
Asnawi Mangkualam adalah pesepak bola berbakat asal Makassar yang lahir pada 4 Oktober 1999. Ia merupakan putra dari legenda PSM Makassar, Bahar Muharram.
Berkat bakat dan kerja kerasnya, Asnawi kini menjadi salah satu pemain kunci di Timnas Indonesia serta dipercaya sebagai kapten di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Berita Terkait
-
Manajer Respons Potensi Dean James hingga Joey Pelupessy Rusak Keseimbangan Timnas Indonesia
-
Adu Mentereng Staf Pelatih Timnas Indonesia vs Timnas Australia, Siapa Lebih Hebat?
-
Dean James Ungkap Kalimat Perpisahan ke Tim
-
Dean James: Waktunya Memberikan Segalanya untuk Garuda
-
Susunan Tim Pelatih Timnas Australia, Ternyata Ada yang dari Belanda dan Pernah Bantu Alex Ferguson
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Mengerikan, Abdukodir Khusanov Alami Gegar Otak usai Terhantam Lutut Donnarumma
-
Komentar Ole Romeny usai Bantu Oxford United Tahan Pemuncak Klasemen, Mulai Nyaman?
-
Rapor Merah Jay Idzes: Inter Milan Mengamuk 5-0, Lini Belakang Sassuolo Berantakan
-
Timnas Indonesia U-17 Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora, Nova Pasrahkan ke Kurniawan Dwi Yulianto
-
Sampaikan ke PSSI, Nova Arianto Akui Timnya Masih Jauh dari Level Asia
-
Pantas Saja Kalah Telak, Timnas Indonesia U-17 Turun dengan Skuad Baru
-
Kalah Telak 0-7 dari China, Nova Arianto: Jauh dari Harapan
-
Vitinha Jadi Target Utama Real Madrid di Bursa Transfer Musim Panas
-
Libas Valencia 2-0, Real Madrid Rapatkan Jarak dengan Barcelona
-
Sassuolo vs Inter Milan: Jay Idzes Cs Dibuat Merana, Kena Bantai 0-5