Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup C dengan enam poin, hanya tertinggal satu angka dari Australia yang berada di peringkat kedua.
Setelah melawan Australia, Timnas Indonesia akan kembali berlaga melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 25 Maret 2025.
Dua pertandingan ini sangat krusial karena akan menentukan nasib skuad Garuda dalam perjuangan mereka lolos langsung ke Piala Dunia 2026.
Jika ingin mengamankan tiket langsung ke turnamen prestisius tersebut, Timnas Indonesia harus finis di posisi kedua klasemen akhir Grup C.
Namun, mengalahkan Australia dan Bahrain bukanlah tugas yang mudah. Apalagi, Timnas harus bermain tanpa beberapa pemain kunci.
Rekor Pertemuan Australia vs Timnas Indonesia: Statistik dan Peluang Garuda
Dalam sejarah pertemuan antara Timnas Indonesia dan Australia, tim Negeri Kanguru memiliki keunggulan yang cukup signifikan.
Berdasarkan data dari laman 11v11, kedua tim telah bertemu sebanyak 20 kali dengan dominasi Australia yang cukup jelas.
Dari total 20 pertandingan yang telah dimainkan, Timnas Indonesia hanya mampu meraih satu kemenangan, sementara empat laga berakhir imbang, dan 15 pertandingan lainnya dimenangkan oleh Australia.
Kemenangan satu-satunya bagi Garuda terjadi pada 30 Agustus 1981 dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia, di mana Indonesia berhasil menang tipis dengan skor 1-0.
Baca Juga: Erick Thohir Singgung Kevin Diks dan Sandy Walsh: Saya Tidak Tahu
Sejak kemenangan bersejarah tersebut, Timnas Indonesia belum lagi mampu menaklukkan Australia dalam 10 laga terakhir. Catatannya, delapan kali mengalami kekalahan dan hanya dua kali bermain imbang.
Pada pertemuan terbaru yang berlangsung pada 10 September 2024, Timnas Indonesia menunjukkan performa solid dengan berhasil menahan imbang Australia 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi skuad Garuda untuk menghadapi laga selanjutnya dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dengan pertemuan selanjutnya yang semakin dekat, Australia tentu akan mengincar kemenangan untuk memastikan posisi mereka di fase berikutnya. Sementara itu, Indonesia juga memiliki ambisi besar untuk tetap bersaing dalam kualifikasi ini.
Hasil imbang atau bahkan kemenangan akan menjadi pencapaian krusial bagi Timnas Indonesia dalam menjaga asa untuk melaju ke babak selanjutnya.
Dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, Garuda memiliki peluang untuk mengulang hasil positif seperti di pertemuan terakhir mereka.
Berita Terkait
-
Dean James: Waktunya Memberikan Segalanya untuk Garuda
-
Susunan Tim Pelatih Timnas Australia, Ternyata Ada yang dari Belanda dan Pernah Bantu Alex Ferguson
-
Terkuak Pesan Shin Tae-yong usai Tahu Asnawi Dicoret Patrick Kluivert
-
Venue Australia vs Timnas Indonesia: Sydney Football Stadium Simpan Kenangan Buruk bagi Socceroos
-
Patrick Kluivert Belum Menjelaskan, Erick Thohir: Saya Tak Berani Tanya
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard