Suara.com - Nama Shin Tae-yong bergema di Stadion Allianz, Sydney, saat Timnas Indonesia dibantai oleh Australia di lanjutan grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (20/3) kemarin. Mereka ingin Shin Tae-yong kembali melatih Timnas Indonesia. Apakah itu akan terjadi?
Nama pelatih asal Korea Selatan itu diteriakkan para suporter yang hadir di Stadion Allianz itu, menjelang laga Australia vs Indonesia berakhir.
Terlihat dalam sebuah video singkat, para suporter Timnas Indonesia yang hadir di Stadion Allianz meneriakkan nama Shin Tae-yong saat skuad Garuda tertinggal 1-5 dari tuan rumah.
Diteriakkannya nama pelatih berusia 54 tahun itu disebut-sebut sebagai bentuk kekecewaan para suporter terhadap penunjukkan Patrick Kluivert dan kerinduan terhadap Shin Tae-yong.
Apalagi Patrick Kluivert dianggap gagal total pasca Timnas Indonesia menelan kekalahan telak 1-5 dari Australia di laga debutnya.
Kerinduan suporter ini kian menjadi-menjadi, mengingat Shin Tae-yong sendiri justru bisa menahan imbang Australia di pertemuan pertama pada September 2024 lalu.
Tak hanya suporter di Stadion Allianz saja, bahkan netizen Tanah Air juga merindukan sosok Shin Tae-yong setelah melihat Timnas Indonesia dibantai Australia.
“Udah pas Bersama Coach STY, malah diganti di tengah jalan,” tulis komentar akun @h****3.
“Gimana kalo di GBK full suporter indo teriak begini,” tulis komentar @a***r.
Baca Juga: Gaya Santai STY War Takjil saat Timnas Indonesia Dibantai Australia
“Indonesia lebih baik di era sty yah,” tulis komentar akun @s****n.
Diteriakkannya nama Shin Tae-yong di laga tersebut juga menjadi bukti kekecewaan suporter atas keputusan PSSI yang memberhentikannya di tengah jalan.
Pasalnya, pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert ini membuat mimpi Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 secara otomatis bisa saja terkubur.
Sebelum Patrick Kluivert melakoni debutnya, Timnas Indonesia hanya berjarak satu poin dari peringkat kedua, Australia, yang jadi posisi untuk meraih tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.
Namun setelah Patrick Kluivert melakoni debutnya, skuad Garuda tumbang 1-5 dari Australia dan kini berjarak empat poin dari rivalnya yang duduk di posisi kedua itu.
Dengan tiga pertandingan tersisa, Timnas Indonesia harus bisa memenangkan semua laga untuk merebut posisi kedua sembari berharap Australia ataupun Arab Saudi terpeleset.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
Teror Ular Berbisa di Markas Timnas Jerman, Kimmich Ungkap Kecemasan Pemain
-
Bruno Fernandes Sebut Mental Juara Ronaldo Jadi Kunci Utama Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Bocorkan Instruksi Khusus Thomas Tuchel Jelang Inggris vs Kroasia
-
Mimpi Jadi Kenyataan! Dua Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Semringah Dapat Restu DPR
-
Resmi Hijrah ke Eropa, Ini Kata-Kata Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo
-
Kata-kata Lionel Messi Usai Cetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Piala Dunia, Sebut Ronaldo
-
Bukan karena Hattrick, Ini Alasan Lionel Messi Menangis usai Argentina Hajar Aljazair
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong untuk PSSI: Masa Depan Sepak Bola Indonesia Ada di Tangan Pemain Muda
-
Pelatih Argentina Sampai Geleng-geleng Lihat Aksi Lionel Messi Hattrick ke Gawang Aljazair
-
Spanyol Gagal Menang Lawan Tanjung Verde, Mikel Merino: Bukan Kabar Duka, Tak Ada yang Meninggal