Suara.com - Timnas Indonesia akan menjamu Bahrain di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa (25/3/2025) mendatang.
Sang pelatih, Patrick Kluivert ternyata punya trauma dengan Bahrain sebagai musuh.
Pasalnya tim berjuluk Muharabi Dilmun pernah membantai tim asuhan Patrick Kluivert.
Saat itu, legenda sepak bola Belanda tersebut berstatus sebagai pelatih timnas Curacao.
Nah, Curacao melakoni laga persahabatan melawan Bahrain pada 6 Oktober 2021.
Hasilnya pun mengenaskan karena tim asuhan Patrick Kluivert kalah telak dengan skor 0-4.
Empat gol Bahrain dicetak oleh Mohamed Marhoon, Ali Madan, serta brace Mahdi Abduljabbar.
Bahkan setelah itu, Kluivert juga tumbang atas Selandia Baru dengan skor 1-2.
Dua kekalahan tersebut membuatnya didepak dari Curacao.
Baca Juga: Banyak Nama Veteran, 3 Pemain Timnas Bahrain yang Wajib Diwaspadai Skuad Indonesia
Kini Patrick Kluivert menangani timnas Indonesia yang akan bertemu Bahrain.
Pelatih 48 tahun tersebut tentu menyimpan trauma lama saat Bahrain mengalahkan tim asuhannya.
Apalagi Patrick Kluivert memiliki tekanan besar setelah menjabat sebagai pelatih tim Merah Putih.
Para suporter menuntut agar pelatih Belanda itu bisa membawa timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Hal ini juga buntut dari keputusan PSSI yang melakukan pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert di tengah jalan.
Padahal Shin Tae-yong masih dalam jalur yang bagus bersama timnas Indonesia.
Akan tetapi, PSSI dengan berbagai alasan memilih untuk memecat STY yang digantikan Patrick Kluivert.
Nahasnya laga debut Patrick Kluivert bersama skuad Garuda berakhir dengan pahit.
Timnas Indonesia dihajar Australia secara habis-habisan dengan skor 1-5.
Awalnya tim Merah Putih punya peluang bagus untuk membuka keunggulan lewat penalti Kevin Diks.
Sayangnya eksekusi penalti tersebut tidak sempurna karena mengenai tiang gawang.
Australia kemudian bisa mencetak gol lewat penalti Martin Boyle pada menit ke-18.
Dua menit kemudian, anak asuh Tony Popovic menggandakan keunggulan berkat sontekan Nishan Velupillay.
Jackson Irvine lantas mencetak gol ketiga pada menit ke-34 yang membuat babak pertama berakhir 3-0.
Di paruh kedua, Australia kembali dominan karena Lewis Miller mencetak gol keempat pda menit ke-61.
Timnas Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan berkat gol Ole Romeny.
Jackson Irvine lantas menutup kemenangan Australia atas timnas Indonesia dengan skor 5-1.
Akibat kekalahan lawan Australia, skuad Garuda wajib mengejar kemenangan ketika menjamu Bahrain.
Pasalnya hasil tersebut agar bisa menjaga timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Namun, peluang lolos secara langsung juga mengecil dan mengincar dari kualifikasi babak keempat.
Saat ini, timnas Indonesia masih duduk di peringkat ke-4 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan torehan enam poin.
Posisi tersebut menjadi batas tim yang bisa melaju ke kualifikasi putaran keempat.
Namun, Bahrain juga mengintai skuad Garuda karena berada tepat di bawahnya.
Bahkan poin yang dikumpulkan timnas Indonesia serta Bahrain juga sama, yaitu enam poin.
Maka dari itu, jika gagal memang maka posisi timnas Indonesia terancam.
Berita Terkait
-
Sirkus! Pundit Belanda Kritik Tajam Timnas Indonesia dan Debut Buruk Kluivert
-
Ranking FIFA Indonesia jika Kalah, Imbang, dan Menang Lawan Bahrain
-
Dua Kata Berkelas Marselino Ferdinan Jelang Timnas Indonesia vs Bahrain
-
Kualitas Timnas Indonesia di Bawah Jepang, Pelatih Bahrain: Kami Bisa Lebih Baik
-
Menghitung Peluang Timnas Indonesia Jika Kalah atau Imbang Lawan Bahrain
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir