Bola / Bola Indonesia
Rabu, 26 Maret 2025 | 21:23 WIB
Eks pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong [Tangkap layar Instagram]

Menurutnya karena waktu mepet, Patrick Kluivert tidak punya banyak waktu latihan.

Jadi man to man marking lepas dan berakibat fatal dalam kekalahan lawan Socceroos.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membongkar alasan Timnas Indonesia besutan taktik Patrick Kluivert pantas dibantai Australia. (IG Shin Tae-yong)

"Karena tidak banyak waktu latihan, jadi lepas man to man marking, jadi mungkin menyebabkan kekalahan ini," lanjut pelatih asal Korea Selatan itu.

Kemudian timnas Indonesia kemasukan dua gol dari sepak pojok.

Shin Tae-yong menilai hal tersebut bahw Patrick Kluivert tidak punya banyak waktu latihan set piece.

"Sangat disayangkan sekali, sebenarnya kita enggak perlu kita kemasukan gol lewat set piece," ujar Shin Tae-yong.

"Mungkin karena pelatih Patrick tidak punya waktu banyak untuk latihan set piece, jadi mungkin itu alasannya," bebernya.

Lebih lanjut, eks pelatih skuad Garuda juga menyoroti gagalnya penalti Kevin Diks.

Menurutnya jika penalti itu masuk, pertandingan bisa berjalan berbeda.

Baca Juga: Andre Rosiade Sindir Pemain Timnas yang Pura-Pura Cedera, Pratama Arhan Bereaksi Beda

"Memang kita juga bisa cetak gol di awal, tapi karena tidak dimanfaatkan dengan baik, jadi ya itu mungkin jadi penyebab," kata Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong Dipecat Januari 2025

Adapun Shin Tae-yong resmi dipecat oleh PSSI dari jabatan sebagai pelatih timnas Indonesi apada Januari 2025 lalu.

Hal itu dikonfirmasi oleh ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Pelatih asal Korea Selatan itu dianggap telah membawa sejumlah pencapaian penting bagi sepak bola Indonesia.

Pihak PSSI juga telah menyerahkan seluruh dokumen terkait pemutusan kontrak, menandai akhir dari kerja sama yang dimulai sejak 2019.

Salah satu pencapaian terbesar adalah membawa Indonesia melaju ke babak gugur Piala Asia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

"Pak Mardji sudah ketemu Coach STY tadi pagi dan coach STY sudah menerima surat menyuratnya, nanti ada proses yang berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir, saya ucapkan terima kasih sekali lagi," kata Erick dalam pernyataan persnya.

Selain di tim senior ia juga menangani level U-23 yang sukses hingga semifinal Piala Asia U-23.

Sayangnya, harapan tampil di Olimpiade pupus setelah takluk dari Guinea dalam laga playoff.

Posisi Shin Tae-yong yang kosong kemudian diisi oleh Patrick Kluivert.

“PSSI resmi menetapkan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia," tulis pSSi di keterangan resminya.

"Pelatih asal Belanda tersebut dikontrak dua tahun dari 2025 hingga 2027 dengan opsi perpanjangan kontrak.”

Load More