- Wasit Somalia, Omar Artan, gagal bertugas di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat pada Juni lalu.
- Pemerintah Amerika Serikat memulangkan Artan karena dugaan keterkaitan dengan pihak yang dicurigai terlibat dalam organisasi teroris tertentu.
- FIFA memberikan kompensasi penuh, sementara UEFA menunjuk Artan untuk memimpin pertandingan Piala Super Eropa pada Agustus mendatang.
Suara.com - Nasib kurang beruntung dialami wasit asal Somalia, Omar Artan, menjelang Piala Dunia 2026. Namun, meski gagal bertugas di Piala Dunia 2026, sang pengadil lapangan kabarnya akan tetap dibayar oleh FIFA.
Seperti diketahui, Omar Artan ditolak masuk Amerika Serikat sehingga gagal menjalani tugas. Padahal, ia dipilih FIFA sebagai salah satu wasit ajang bergengsi tersebut.
Namun, di tengah polemik itu, FIFA memastikan Artan tetap akan menerima bayaran penuh seperti ofisial pertandingan lainnya yang bertugas di Piala Dunia 2026.
Artan yang berusia 34 tahun sebelumnya masuk dalam daftar 52 wasit dan ofisial pertandingan pilihan FIFA untuk memimpin laga di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Akan tetapi, saat tiba di Bandara Internasional Miami pada 6 Juni lalu, ia tidak diizinkan memasuki wilayah Amerika Serikat.
Pemerintah Amerika Serikat disebut menduga Artan memiliki keterkaitan dengan pihak yang dicurigai berhubungan dengan organisasi teroris. Meski demikian, alasan detail mengenai penolakan tersebut tidak pernah dipublikasikan secara terbuka.
Dalam wawancaranya dengan New York Times, Artan menegaskan bahwa dirinya telah memenuhi seluruh persyaratan perjalanan sebelum berangkat ke Amerika Serikat.
Ia mengaku sudah mengantongi dokumen perjalanan lengkap, visa yang sah, serta akreditasi resmi dari FIFA sebagai perangkat pertandingan Piala Dunia 2026.
Setelah menjalani pemeriksaan selama lebih dari 11 jam oleh petugas perbatasan, Artan akhirnya ditahan sebelum dipulangkan ke Istanbul, kota transitnya, dan kemudian kembali ke Somalia. Kepulangannya bahkan disambut hangat oleh masyarakat negaranya.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Alasan Yasin Ayari Tak Selebrasi Saat Cetak Gol di Laga Swedia Vs Tunisia
Gagal Ukir Sejarah di Piala Dunia
Situasi tersebut menjadi pukulan besar bagi Artan. Pasalnya, ia sebenarnya berpeluang mencatat sejarah sebagai wasit pertama asal Somalia yang memimpin pertandingan di ajang Piala Dunia.
Sebelumnya, Artan juga baru saja menerima penghargaan sebagai Wasit Pria Terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) 2025.
Di saat FIFA memilih tetap memberikan kompensasi finansial, UEFA mengambil langkah berbeda untuk menunjukkan dukungan kepada sang wasit.
Federasi sepak bola Eropa itu menunjuk Artan sebagai pengadil pertandingan Piala Super Eropa yang mempertemukan juara Liga Champions Paris Saint-Germain dan juara Liga Europa Aston Villa pada 12 Agustus mendatang.
Presiden UEFA Aleksander eferin menegaskan keputusan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Artan.
Berita Terkait
-
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
-
Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar
-
Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas
-
Jadwal Piala Dunia 16-17 Juni 2026 sesuai WIB, Ada Prancis dan Argentina
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
-
Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Piala Dunia 2026: Alasan Yasin Ayari Tak Selebrasi Saat Cetak Gol di Laga Swedia Vs Tunisia
-
Emerse Fae Puji Mental Pantai Gading Usai Bungkam Ekuador, Kini Bidik Jerman di Piala Dunia 2026
-
Sebut Format Baru Piala Dunia Tak Menarik, Presiden UEFA Aleksander Ceferin 'Diamuk' 13 Negara
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
-
Media Asing Sebut Skema Gol Republik Ceko di Piala Dunia 2026 Mirip Timnas Indonesia