3. CAF (Afrika) – 9 Tim (+1 Play-off)
Peningkatan kualitas sepak bola di Afrika turut diakui FIFA dengan memberikan sembilan slot langsung untuk tim dari benua ini. Satu tim tambahan juga akan memiliki kesempatan melalui jalur play-off. Dengan kuota ini, lebih banyak negara dari Afrika berpeluang menunjukkan kehebatan mereka di kancah internasional.
4. CONCACAF (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia) – 6 Tim (+2 Play-off)
Sebagai tuan rumah bersama, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko otomatis mengamankan tempat di Piala Dunia 2026. Sisa tiga slot akan diperebutkan melalui jalur kualifikasi, sementara dua slot lainnya tersedia lewat babak play-off antar benua.
5. CONMEBOL (Amerika Selatan) – 6 Tim (+1 Play-off)
Kawasan Amerika Selatan tetap menjadi salah satu zona terkuat dalam dunia sepak bola. Enam negara akan lolos langsung, sedangkan satu tim lainnya harus melalui play-off untuk mengamankan tempatnya di turnamen utama. Keberadaan Brasil dan Argentina sebagai kekuatan utama akan membuat persaingan di kualifikasi tetap ketat.
6. OFC (Oseania) – 1 Tim (+1 Play-off)
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Oseania mendapatkan satu jatah langsung ke Piala Dunia. Biasanya, Selandia Baru menjadi kandidat kuat dari zona ini, tetapi dengan adanya tambahan satu slot play-off, negara lain dari Oseania juga berpeluang mencetak sejarah.
7. Play-off Antar Benua – 2 Tim
Baca Juga: Kevin Diks Wajib Siap Mental! Ultras Gladbach Keras Tanpa Kompromi
FIFA juga membuka kesempatan bagi tim-tim yang gagal meraih tiket langsung melalui jalur play-off antar benua. Enam tim dari berbagai konfederasi (kecuali UEFA) akan bertanding untuk memperebutkan dua tempat tersisa di Piala Dunia 2026.
Dampak Format Baru terhadap Persaingan Global
Dengan bertambahnya jumlah tim menjadi 48, negara-negara yang sebelumnya kesulitan menembus putaran final kini memiliki kesempatan lebih besar. Di Asia dan Afrika, misalnya, semakin banyak tim yang bisa mendapatkan pengalaman bertanding di panggung terbesar dunia. Sistem play-off juga memberikan peluang kedua bagi tim-tim yang gagal lolos langsung, memastikan bahwa persaingan tetap ketat hingga detik terakhir.
Penerapan format baru ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan menarik lebih banyak perhatian dari penggemar sepak bola global. Kini, seluruh mata tertuju pada fase kualifikasi di masing-masing zona, di mana tim-tim nasional akan berjuang keras untuk merebut tiket ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Layvin Kurzawa Pemain Baru Persib Bandung Bakal Pakai Nomor 3 atau 20?
-
Debut Kai Rooney di Hadapan Michael Carrick, Wayne Rooney Ungkap Rasa Bangga
-
Blunder Saat Inter Milan Menang 6-2, Yann Sommer Jadi Bulan-bulanan Media Italia
-
Bayern Munich Santai soal Masa Depan Harry Kane, Disandingkan dengan Messi dan Ronaldo
-
Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
-
Hadapi PSBS Biak, Marc Klok Ingin Lanjutkan Tren Positif Persib
-
Jamu Persiku Kudus, Kendal Tornado FC Ingin Jaga Konsistensi Kemenangan di Sriwedari
-
Persib Bandung vs PSBS Biak, Bojan Minta Anak Asuhnya Tampil 100 Persen
-
Prediksi Skor AS Roma vs AC Milan: Duel Penentu Papan Atas Serie A di Stadion Olimpico
-
Prediksi Skor Crystal Palace vs Chelsea: The Blues Bidik Kemenangan Beruntun di Selhurst Park