Suara.com - Keselamatan dalam olahraga, termasuk dalam sepak bola jadi yang utama. Kabar duka datang dari sepak bola Peru.
Seorang pemain muda berusia 21 tahun, Helar Gonzales Altamirano meninggal dunia setelah bertabrakan dengan kiper lawan.
Laporan dari Mail Online menerangkan, Helar sempat kolaps di lapangan saat bertabrakan dengan kiper lawan.
Ia pun sempat dilarikan ke rumah sakit dengan mobil ambulance. Namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia pada Kamis 10 April lalu.
Peristiwa tragis yang dialami Helar berawal saat ia mencoba untuk mendapatkan bola dari umpan panjang.
Namun di saat yang bersamaan, kiper lawan keluar dari gawangnya dan berusaha untuk menangkap bola.
Tragis buat Helar, tubuhnya bertabrakan cukup keras dengan kiper lawan. Ia pun langsung tak sadarkan diri.
Diketahui Helar merupakan pemain klub Peru, Real Titan Nc. Saat itu, Real Titan melawan Defensor Nueva Cajamarca di Copa Peru.
Tabrakan fatal antara Helar dengan kiper Defensor terjadi di menit ke-70.
Baca Juga: Kiper Indonesia Bikin Assist di Liga Kosovo, Umpannya Spektakuler
Saat kejadian tragis itu, ayah dari Helar, Jose menyaksikan langsung di tribun detik-detik sang putra kolaps di lapangan usai terjadi benturan.
Dari rekaman video terlihat, pemain kedua tim dan wasit langsung meminta tim medis masuk ke lapangan.
Mobil ambulance langsung masuk ke lapangan dan memberikan pertolongan pertama. Setelah itu, Helar dibawa ambulance ke rumah sakit terdekat.
Namun setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, pihak keluarga menyampaikan kabar duka bahwa Helar Gonzales Altamirano meninggal dunia.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas dukungan mereka terhadap rasa sakit yang mengerikan ini," ucap ayah Helar, Jose.
"Helar ingin jadi pesepak bola hebat sejak usianya muda. Ia selalu berbicara untuk mencapai prestasi tertinggi di sepak bola," sambungnya.
Berita Terkait
-
Kiper Indonesia Bikin Assist di Liga Kosovo, Umpannya Spektakuler
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
CEK FAKTA: Maarten Paes Dicoret dari Timnas Indonesia?
-
Terekam Kamera! Kiper Bahrain Kasih Jari Tengah ke Suporter Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Kiper Baru saat Lawan China, Ini Alasannya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional