"Akankah pep Guardiola jadi direktur teknik PSSI," komentar hakm***
"Pep Guardiola untuk direktur teknik timnas Indonesia," seru gar***
"Jordi apa mau ngajak Pep Guardiola ke timnas Indonesia. Semoga saja Pep mau," tulis ran***
Jordi Cruyff kini menjadi sorotan setelah ditunjuk oleh PSSI sebagai penasihat teknis untuk Timnas Indonesia.
Penunjukannya dianggap sebagai langkah strategis karena rekam jejaknya yang cukup berpengaruh dalam dunia sepak bola, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Selama aktif sebagai pesepakbola, Cruyff dikenal sebagai gelandang serang andal, meskipun kemampuannya cukup fleksibel untuk berperan sebagai second striker.
Menariknya, pada masa-masa akhir kariernya bersama Metalurh Donetsk, ia juga sempat dimainkan sebagai bek tengah.
Karier sepak bolanya dimulai sejak usia muda. Jordi mengawali pendidikan sepak bolanya di akademi Ajax Amsterdam antara tahun 1981 hingga 1988.
Setelah itu, ia melanjutkan pembinaan di akademi Barcelona dari 1988 sampai 1992, mengikuti jejak sang ayah, Johan Cruyff.
Baca Juga: Dulu Dibanggakan! Striker Timnas Indonesia Langsung Jadi 'Camat' usai Bikin Kesalahan Fatal
Meskipun karier profesionalnya tidak terlalu gemilang, Jordi pernah memperkuat klub-klub besar.
Ia bermain untuk Barcelona dari 1994 hingga 1996, lalu hijrah ke Manchester United pada periode 1996 hingga 2000.
Bersama klub asal Inggris tersebut, Jordi berhasil meraih satu gelar Premier League musim 1996/1997, serta dua trofi FA Charity Shield di tahun 1996 dan 1997.
Usai masa keemasannya, Jordi sempat memperkuat beberapa klub lain seperti Celta Vigo (1999), Deportivo Alavés (2000–2003), Espanyol (2003–2004), Metalurh Donetsk (2006–2008), dan mengakhiri kariernya bersama Valletta (2009–2010).
Di level internasional, Jordi mencatat sembilan penampilan bersama Timnas Belanda pada tahun 1996 dan mencetak satu gol.
Selain itu, ia juga sempat tampil untuk Timnas Catalonia dari tahun 1995 hingga 2004.
Berita Terkait
-
Seleksi Pemain Timnas China Tuai Sorotan, Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan
-
Kiper Berdarah Belanda Klarifikasi Soal Patrick Kluivert: Fokus Pekerjaan Sendiri
-
Punya 5 Caps 2 Negara dari Liga Inggris, Winger Berdarah Jawa ini Potensial Bela Timnas Indonesia
-
Emil Audero Kiper, Timnas China Mulai Susun Strategi Gila Tandang ke GBK
-
Ibu Shock dengan Keputusan Mees Hilgers: Bikin Merinding
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Persib Menang Dramatis, Marc Klok: Masih Ada Empat 'Final'!
-
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Format Masih Jadi Tanda Tanya
-
Kalah dari Persita Tangerang, Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Yogyakarta
-
Jan Olde Riekerink Bangga Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia
-
Paul Munster Petik Pelajaran dari Kekalahan atas Persib Bandung
-
Bojan Hodak Akui Persib Salah Taktik Meski Comeback Dramatis Lawan Bhayangkara FC
-
Kritik Pedas CR7 Jadi Tamparan untuk Liga Indonesia: Pemain Terlalu Banyak Mengeluh!
-
Sesumbar Mason Mount: Manchester United Siap Rajai Liga Inggris Musim Depan
-
Sikut-sikutan dengan Persib, Nadeo Argawinata Ingatkan Borneo FC Jaga Chemistry Demi Gelar Juara
-
Tunjuk STY Jadi Penasihat Teknis, Timnas Football 7 Indonesia Bakal Tanding di Italia