Suara.com - Indonesia bakal menjadi tuan rumah Piala AFF U-23 2025. Ini bakal menjadi ajang pertama buat pelatih baru Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg.
Kabar soal ditunjuknya Indonesia menjadi tuan rumah Piala AFF U-23 2025 disiarkan oleh Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) pada Kamis (17/4/2025).
Meski belum ada pernyataan resmi dari AFF sendiri, ini merupakan kabar bagus karena kompetisi untuk Timnas U-23 di ASEAN memang sempat tak karuan.
Piala AFF U-23 baru berjalan dalam empat edisi pada 2005, 2019, 2022, dan 2023. Indonesia sebetulnya sempat ditunjuk menjadi tuan rumah pada 2011, tapi turnamen ini dibatalkan.
Dari kabar VFF, PIala AFF U-23 2025 rencananya digelar pada 15 sampai 31 Juli 2025. Kabar baiknya, liga-liga Eropa dan Indonesia biasanya belum memulai musim baru.
Hal itu bisa menjadi keuntungan buat Gerald Vanenburg karena berpotensi memanggil pemain-pemain keturunan di Eropa yang masih masuk dalam kategori usia untuk mentas di Piala AFF U-23.
Justin Hubner bisa menjadi sosok yang sangat dibutuhkan di lini belakang Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025. Kualitas dan kepemimpinannya di atas lapangan sudah terbukti tidak kaleng-kaleng.
Hubner juga merupakan bagian dari Timnas U-23 yang berhasil melaju ke semifinal Piala Asia U-23 2024. Perannya di lini belakang begitu krusial dan bisa menambah kekuatan Timnas U-23.
Baca Juga: Pascal Struijk Bertemu Patrick Kluivert, 4 Kelebihannya Bisa Jadi Aset Emas Timnas Indonesia
2. Ivar Jenner
Untuk posisi gelandang, nama Ivar Jenner wajib dibawa oleh Vanenburg sebagai amunisi berkualitas mengisi lini tengah Timnas Indonesia U-23.
Ivar juga merupakan bagian dari Timnas U-23 yang menorehkan sejarah di Piala Asia U-23 tahun lalu. Saat Piala AFF U-23 2025 berlangsung, Jenner besar kemungkinan masih belum bergabung dengan Jong Utrecht.
Piala AFF U-23 2025 bisa menjadi momentum yang tepat buat Elkan Baggott kembali memperkuat Timnas Indonesia, usai dirinya terdepak sejak tahun lalu.
Elkan Baggott diasingkan oleh Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia, buntut tidak hadirnya Elkan saat Piala Asia U-23 dan play-off Olimpiade 2024.
Tag
Berita Terkait
-
Erick Thohir Kenalkan Direktur Teknik PSSI Dalam Waktu Dekat, Siapa?
-
Wajah Muda, Umur Tua: Awas Trik Licik Piala Dunia U-17
-
Viral Pria Berbaju Timnas Indonesia Injak Situs Artefak Batu Kenteng Songo di Puncak Merbabu
-
Eks Petinggi Barcelona Ikut Pantau Ole Romeny Bersama Patrick Kluivert, Mau Apa?
-
Jadwal Pertandingan Pemain Keturunan Timnas Indonesia Sabtu dan Minggu Ini 19-20 April 2025
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Dewa United Tersingkir Dramatis dari AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Kecewa
-
Ancaman Trump ke Iran di Piala Dunia 2026 Disorot, Jurnalis Uruguay Ungkit Kasus Indonesia
-
Ordal PSSI Ungkap Alasan John Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Indonesia
-
Emil Audero Bikin Jay Idzes Seperti Anak Kemarin Sore di Serie A Italia
-
3 Pemain Termuda di Timnas Indonesia era John Herdman untuk FIFA Series 2026
-
Sumatera Utara Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026
-
Umuh Muchtar Bangga Tiga Pemain Persib Dipanggil Timnas Indonesia
-
Modal Apik dari Belanda, Tim Geypens Siap Panaskan Persaingan Bek Kiri Timnas Indonesia
-
Duel Puncak Klasemen, Marc Klok Nilai Laga Persib vs Borneo FC Seperti Final
-
Jay Idzes hingga Diks Ikut Tunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag Jelang FIFA Series 2026, Kok Bisa?