"Itu benar, Wim Ploegman yang terbunuh saat pengibaran bendera Merah Putih di atas hotel Oranje," tulis kakek Peter Struijk menggunakan bahasa Belanda.
Di akun Facebook miliknya, Peter Weydemuller menuliskan statusnya yakni berpacaran dengan seorang wanita asal Surabaya bernama Ineke van den Brink.
Sosok Ineke van den Brink ini di akun miliknya menuliskan bahwa ia berasal dari Surabaya, Jawa Timur dan sempat berkuliah di Universitas Padjajaran (UNPAD).
Yang tidak kalah menarik, kakek Pascal Struijk pada akun miliknya menuliskan bahwa ia juga berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
Selain itu, di kolom keterangan pendidikan, Peter Weydemuller menuliskan pernah belajar di SSV Soerabaja.
Dikutip dari flipbuilder, SSV Soerbaja merupakan sekolah negara setingkat Sekolah Dasar dengan nama Soerabaja Simpangsche Meisjesschool atau sekolah Soerabaja Simpang, sekolah khusus SMAN 6 Surabaya.
Kakak Pascal Struijk Main di Level Amatir
Pascal Struijk ternyata memiliki seorang kakak yang juga berkarier di dunia sepak bola.
Namun nasib keduanya berbeda. Kakak Pascal Struijk bernama Kasper Struijk. Jika sang adik bermain di Liga Inggris bersama Leeds United, Kasper justru berkarier di level amatir.
Baca Juga: Foto Kakek Pascal Struijk: Pernah Sekolah di SMAN 6 Surabaya, Pacari Jebolan UNPAD
Usia Pascal Struijk dan Kasper hanya selisih satu tahun. Kasper pada 2022 tercatat bermain di klub amatir kasta keempat Belanda, SEV yang berbasis di kota Leidschendam, Belanda.
Sama seperti Pascal, Kasper Struijk juga bermain di posisi sebagai bek tengah.
Tak hanya bermain di level tarkam Belanda, bahkan klub yang dibela oleh kakak Pascal Struijk itu pada November 2022 berada di dasar klasemen dengan mengalami banyak kekalahan.
Diakui oleh Kasper, sang adik punya ambisi lebih besar untuk jadi pemain profesional. Pascal Struijk kata Kasper akan sangat marah jika tim yang dibelanya mengalami kekalahan.
"Keinginan saudara saya untuk menang selalu lebih besar. Dia bisa sangat marah jika kalah, tetapi saya tidak begitu peduli dengan menang atau kalah," ucap Kasper seperti dilansir dari AD.NL, Rabu (23/4).
Kasper mengakui bahwa ambisinya di sepak bola yang tidak besar membuat kariernya di lapangan hijau jauh tertinggal dari sang adik.
"Jika saya sendiri benar-benar punya ambisi, mungkin ceritanya akan berbeda. Saya pernah magang di sejumah klub profesional tetapi semuanya sia-sia," cerita Kasper.
Kasper lebih lanjut menceritakan saat kecil, keduanya sama-sama sudah jatuh cinta pada sepak bola. Bakat Kasper kemudian lebih dulu dilirik oleh pemandu bakat.
"Pascal baru berusia 3 tahun. Dia hanya menendang bola sama seperti saya. Tetapi ia kemudian tidak diizinkan ke Forum Sport dan Wilhelmus karena usianya," kata Kasper.
"Untungnya ia berhasil dengan Nel van Lochem. Itu akhirnya membuat ia pergi ke ADO di usia muda. Setelah itu, ia juga bermain di Ajax dan sekarang bermain di Liga Inggris. Saya sangat bangga, apalagi ia sempat mengikuti seleksi masuk tim nasional Belanda," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Foto Kakek Pascal Struijk: Pernah Sekolah di SMAN 6 Surabaya, Pacari Jebolan UNPAD
-
Bakal Bela Timnas Indonesia, Pascal Struijk: Saya Tak Akan Berubah Pikiran
-
Dulu Timnas Indonesia Gak Punya Mimpi ke Piala Dunia, Erick Thohir: Siapa yang Salah?
-
Alasan PSSI Tidak Naturalisasi Djenna de Jong, Arya Sinulingga: Harus Rekomendasi Pelatih
-
Pelatih Kiper Timnas Indonesia Bertemu Cyrus Margono di Kosovo
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Elegan! Ini 7 Rekomendasi Merk Handuk yang Cocok Jadi Souvenir dan Hampers
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo
-
Piala Presiden 2026: Shin Tae-yong Senyum Lebar, Persija Imbangi Port FC Usai Tertinggal Dua Gol
-
Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam
-
Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya
-
Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta
-
Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?
-
Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar
-
Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026
-
Promo Diskon Grab Sepanjang Agustus 2026, Syaratnya Jadi Nasabah BRI