Malik Risaldi pernah bermain untuk klub Liga 2 di tahun 2017, tepatnya untuk PS Timah Babel.
Kualitasnya membawa Malik Risaldi sampai ke kasta teratas Liga Indonesia bersama Bajul Ijo.
Hal itu diakui dan bahkan membuatnya dipanggil memperkuat Timnas Indonesia era Shin Tae-yong.
3. Ricky Kambuaya
Umpan berkelas ala trivela di laga melawan Bahrain membuat publik Tanah Air sadar akan kualitasnya belum habis.
Ricky Kambuaya kini bermain untuk Dewa United di kasta teratas Liga 1 2024/2025.
Namun sebelum itu, Kambuaya membutuhkan perjuangan keras dan memulainya dari Liga 2 2017-2018.
Saat itu Kambuaya bermain untuk salah satu klub asal Jawa Tengah, PS Mojokerto Putra.
4. Edo Febriansyah
Sebelum menjadi pemain andalan Persib Bandung di Liga 1 selama beberapa musim.
Edo Febriansyah merupakan bagian dari klub PS Bengkulu yang bermain di Liga 2 pada musim 2017.
5. Egy Maulana Vikri
Egy Maulana dan Witan Sulaeman pernah menjadi andalan Timnas Indonesia pada masanya, sebelum perlahan meredup.
Tak hanya di level tim nasional, keduanya bermain berdua, bahkan sejak 2016 sudah mereka lakukan.
Tepatnya saat berlaga di Piala Soeratin bersama Persab Brebes, dua pemain ini muncul menjadi fenomena.
6. Witan Sulaeman
Seperti yang dijelaskan di atas, Witan pernah berseragam Persab Brebes yang bermain di Piala Soeratin. Ia tampil bersama Egy.
7. Ramadhan Sananta
Nama Ramadhan Sananta bukan ujug-ujug begitu saja muncul, kariernya melejit di musim 2021-2022.
Tepatnya bersama PS Harjuna Putra Deli Serdang yang bermain di Liga 3 Indonesia.
8. Yakob Sayuri
Nama Yakob Sayuri naik saat bermain untuk PSM Makassar di kasta teratas Liga Indonesia, Liga 1.
Namun sebelum itu, Yakob Sayuri harus mencicipi lebih dulu kerasnya kompetisi kasta ketiga liga.
Tepatnya di tahun 2018 bersama Persemi Mimika di Liga 3 2018.
Kontributor: Eko