Suara.com - Pemecatan Steve Holland dari posisinya sebagai pelatih Yokohama F Marinos bisa memberi dampak positif buat Sandy Walsh.
Keputusan tim berjuluk Marinos itu memecatnya tak lepas dari rentetan hasil buruk yang didapat Sandy Walsh cs di kancah Liga Jepang atau J-League.
Di J-League 2025 ini, Yokohama F Marinos harus bertengger di posisi ke-19 dari 20 tim yang ada, usai mencatatkan 1 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 5 kekalahan.
Selain hasil, keputusan Steven Holland yang menepikan Sandy Walsh dalam lima pertandingan terakhir. Dengan perginya Holland dari Marinos, apa saja dampaknya untuk Sandy?
1. Kesempatan Bermain Terbuka Lagi
Sandy Walsh bukan tanpa kesempatan bermain di musim ini bersama Yokohama, namun menit bermain semakin berkurang di pentas J1 League.
Dari 11 pertandingan di liga, Sandy baru bermain lima kali. Tiga di antaranya bermain sebagai starter dan dua lainnya masuk sebagai pemain pengganti.
Perginya Steve Holland diharapkan bisa menjadi titik balik dari kesempatan Sandy Walsh yang kembali terbuka dan mendapat lebih banyak menit bermain.
2. Kembali ke Posisi Asli
Baca Juga: Parkir Sandy Walsh 4 Pertandingan, Pelatih Yokohama F Marinos Dipecat
Steve Holland tidak memaksimalkan Sandy Walsh dengan baik di Yokohama F Marinos. Pelatih asal Inggris itu memainkan Sandy bukan di posisi aslinya.
Sandy yang biasanya bermain sebagai bek kanan, justru lebih sering ditempatkan sebagai bek tengah, bahkan tidak jarang digeser sebagai bek kiri.
Tiga penampilannya di Liga Champions AFC Elite bahkan dimainkan Sandy Walsh sebagai bek. Beruntung pemain 30 tahun itu tetap mampu menunjukkan penampilan apik meski bukan di posisi aslinya.
3. Bangkitkan Performa Yokohama Marinos
Pergantian pelatih nantinya untuk menempati posisi Steve Holland, bisa menjadi titik balik baki Yokohama untuk bangkit dan Sandy Walsh punya peluang untuk lebih terlibat.
Jika kesempatan bermainnya diberikan lebih banyak dan eks pemain KRC Genk itu mampu membuktikan dengan hasil positif, performa Yokohama berpotensi meningkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?