Suara.com - Bek Ipswich Town yang sedang dipinjamkan ke Blackpool, Elkan Baggott memiliki kenangan spesial ketika membela timnas Indonesia.
Elkan Baggott memiliki banyak pengalaman bermain di beberapa tim Inggris.
Hal itu karena ia banyak menjalani masa peminjaman, meski punya kontrak dengan Ipswich Town.
Pemain berpostur jangkung tersebut sempat berkarier di King's Lynn Town, Gillingham FC, Cheltenham Town, dan Bristol Rovers sebagai peminjaman.
Kini bek 22 tahun tersebut bermain untuk Blackpool dan bisa dipermanenkan.
Di level internasional, pemain yang lahir Bangkok sempat menjadi andlaan bersama timnas Indonesia.
Nyatanya ia memiliki 22 caps bersama skuad Garuda, tapi sayang dalam satu tahun terakhir ia tak dipanggil lagi.
Melihat kariernya itu, Elkan Baggott sudah memiliki banyak pengalaman, meski usianya tergolong muda.
Menariknya dari banyaknya laga yang pernah ia jalani, ternyata Elkan Baggott mengatakan ada satu pertandingan yang spesial baginya sejauh ini.
Baca Juga: Rafael Struick Menghilang 2 Bulan Jelang Bela Timnas Indonesia
Momen itu adalah ketika bermain untuk timnas Indonesia yang berhasil lolos ke Piala Asia 2023.
Hal tersebut disampaikan ketika Elkan Baggott datang sebagai tamu siniar di kanal Youtube Serbert Lemon.
"Saya bisa katakan mungkin pertandingan terpenting yang pernah saya mainkan mungkin ketika saya bermain untuk timnas Indonesia," kata Elkan Baggott.
Salah satu kenangan yang diungkap Elkan Baggott adalah saat dirinya menjadi andalan Pelatih timnas Indonesia saat itu Shin Tae-yong.
Ia bisa mengantarkan skuad Garuda ke Piala Asia 2023 setelah cukup lama absen.
"Dan kami lolos ke Piala Asia setelah sekian lama," kata pemain berpostur jangkung ini.
"Itu adalah pertama kalinya kami lolos ke Piala Asia dalam 30 tahun. Saya pikir mungkin salah, tetapi menurutku itu waktu yang lama," sambung Elkan Baggott lagi.
Bek yang akan habis kontrak dengan Ipswich Town ini juga menjelaskan ia tak melupakan laga melawan Irak.
Dalam pertandingan itu, Elkan Baggott mengakui tertekan bahkan sebelum laga dimulai.
"Kami kemudian bermain melawan Irak (di Piala Asia). Itu mungkin pertandingan yang membuat saya merasa paling tertekan saat ikut serta," jelas bek berusia 22 tahun ini.
"Karena begitu pentingnya dan berartinya pertandingan ini bagi saya, semua orang Indonesia," tambahnya lagi.
Sayangnya, meski sempat menjadi andalan di timnas Indonesia, Elkan Baggott lama tak mendapatkan panggilan.
Elkan Baggott mulai menghilang setelah Piala Asia 2023 karena disinyalir bermasalah dengan Shin Tae-yong.
Hal itu bermula ketika Shin Tae-yong memanggil Elkan Baggott untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di play-off antarbenua memperebutkan satu tiket Olimpiade.
Namun, Elkan tidak bergabung dan memilih berlibur dengan kekasihnya.
Sejak itu, namanya tidak pernah menghiasi Garuda Calling lagi.
Kendati begitu, kini juru taktik tim Merah Putih sudah bergantin ke Patrick Kluivert.
Sempat muncul kabar bahwa Elkan Baggott masuk dalam proyeksi pemanggilan.
Namun, Elkan Baggott mengatakan dirinya masih fokus dengan klubnya Blackpool.
Walau tak dipanggil pada Maret 2025 lalu, masih ada kans besar nama Elkan Baggott bakal dapat kesempatan pada Juni 2025 melawan China serta Jepang.
Berita Terkait
-
Aroma El Clasico Timnas Indonesia vs Qatar di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Bakal Lawan Malaysia, Thom Haye Antusias Tatap Derbi Nusantara
-
Racikan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia Bikin Penasaran: 5 Negara Ingin Lawan Garuda
-
Selamat Datang Pascal Struijk di Timnas Indonesia, Ini Bisa Bikin China Ketar-ketir
-
Pemain Keturunan Indonesia Berbandrol Rp278 M Ini Disamakan dengan Vincent Kompany
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Ayahnya Pernah Main di Piala Dunia, Pemain Muda Keturunan Indonesia Ini Terusir dari PSV
-
Real Madrid Pastikan Kylian Mbappe Siap Lawan Real Sociedad, Arbeloa Janjikan Tiga Poin
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal
-
Brutal! Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Peluru Karet Saat Pecah Rusuh Suporter
-
Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
-
Barcelona Dihajar 4-0 Atletico Madrid, Frenkie de Jong: Kalau Bukan AI, Ini Skandal!
-
Gagal Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Maluku Ini Malah Jadi Mesin Gol di Belanda
-
Hasil BRI Super League: Laga Sengit, PSIM Yogyakarta Tahan Persik Kediri
-
Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League