- Pemain muda keturunan Indonesia, Jaden de Guzman, dipinjamkan dari PSV U-19 ke Jong Sparta Rotterdam.
- Keputusan ini diambil agar Jaden mendapat menit bermain lebih banyak demi perkembangan kariernya ke depan.
- Jaden de Guzman merupakan putra dari Jonathan de Guzman, mantan pemain tim nasional Belanda berprestasi.
Suara.com - Pemain muda keturunan Indonesia, Jaden de Guzman dipastikan akan menghabiskan sisa musim ini bersama Sparta Rotterdam.
De Guzman terpaksa harus angkat koper dari PSV U-19 dan akan bergabung dengan tim cadangan, Jong Sparta, demi mendapatkan menit bermain lebih banyak.
De Guzman sebelumnya memperkuat PSV U-19 sepanjang musim ini.
Pemain keturunan Indonesia ini bergabung dengan PSV pada Juli 2022 setelah pindah dari Feyenoord, dan sejak itu berkembang melalui jenjang U-17, U-18, hingga U-19. Kontraknya bersama PSV masih berlaku hingga pertengahan 2028.
Kepala Akademi PSV, Aloys Wijnker, menjelaskan bahwa keputusan peminjaman ini diambil demi perkembangan sang pemain.
“Setelah mengalami cedera panjang dan dengan persaingan ketat di dalam skuad, kami sepakat Jaden akan menghabiskan paruh kedua musim ini di Jong Sparta untuk mendapatkan menit bermain sebanyak mungkin. Itu yang terbaik untuk perkembangannya, dengan tujuan kembali lebih kuat ke PSV,” ujar Wijnker.
Jaden merupakan putra dari Jonathan de Guzman, mantan pemain tim nasional Belanda yang pernah tampil di Piala Dunia 2014.
Sepanjang kariernya, Jonathan memperkuat sejumlah klub top Eropa seperti Villarreal, Feyenoord, Napoli, dan Eintracht Frankfurt.
Ia juga meraih sejumlah prestasi bergengsi, termasuk Coppa Italia bersama Napoli dan trofi Liga Europa UEFA bersama Eintracht Frankfurt.
Baca Juga: Gagal Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Maluku Ini Malah Jadi Mesin Gol di Belanda
Menariknya, Jaden memiliki garis keturunan Asia Tenggara. Darah Indonesia mengalir dari nenek pihak ibu, sementara darah Filipina berasal dari kakek pihak ayah.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Gagal Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Maluku Ini Malah Jadi Mesin Gol di Belanda
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Piala Dunia 2026 Uji Tradisi: Rekor 92 Tahun, Juara Dunia Selalu Dipimpin Pelatih Lokal
-
Belanda Resmi Tentukan Basecamp Piala Dunia 2026: Iklim Sejuk Jadi Pertimbangan
-
Indonesia Incar Piala Dunia Futsal 2028, Argentina dan Maroko Jadi Saingan Berat
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan