Bola / Bola Dunia
Senin, 05 Mei 2025 | 08:55 WIB
Penjaga gawang timnas Jepang, Zion Suzuki melompat untuk menyelamatkan bola hasil lemparan ke dalam Pratama Arhan. Gawang Jepang akhirnya bobol usai bola sundulan Elkan Baggott disambar Sandy Walsh (tak ada dalam foto) selama pertandingan terakhir Grup D Piala Asia 2023 antara Jepang vs timnas Indonesia di Stadion al Thumama di Doha pada 24 Januari 2024. HECTOR RETAMAL / AFP.

"Misalnya Rafael Elias yang ingin gabung ke Jepang. Namun berdasarkan aturan FIFA, pemain seperti Elias tidak memiliki hubungan langsung dengan Jepang. Ia harus tinggal di Jepang selama lebih dari 5 tahun,"

"Jika Jepang ingin serius memenangkan Piala Dunia, mereka harus membangun proyek yang berani,"

Kritik Naturalisasi Timnas Indonesia

Pelatih baru Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, memberikan komentar yang cukup mengejutkan terkait strategi naturalisasi yang diterapkan Timnas Indonesia.

Dalam pernyataannya, pelatih asal Australia tersebut menganggap bahwa program naturalisasi yang digencarkan oleh PSSI tidak relevan bagi dirinya dan tim yang ia tangani.

Komentar ini muncul saat Cklamovski dimintai pendapat oleh awak media seputar kebijakan naturalisasi yang sejauh ini terbukti efektif mendongkrak performa Skuad Garuda, baik di level usia muda maupun senior.

Namun, Peter memberikan pernyataan yang terkesan negatif atas program naturalisasi yang digalakkan PSSI era Ketua Umum Erick Thohir tersebut.

“Proyek naturalisasi Indonesia tidak bermakna bagi saya," kata Peter Cklamovski dikutip Suara.com dari Astro Arena, Rabu (30/4/2025).

Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Australia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 (dok. AFC)

"Jadi saya tidak akan berbicara soal itu. Program itu tidak relevan bagi saya."

Baca Juga: Welcome Back Timnas Indonesia Elkan Baggott, Patrick Kluivert Lempar Kode

Pernyataan tersebut memunculkan beragam tafsir. Salah satunya, Cklamovski tampaknya lebih memilih fokus penuh pada timnas yang ia latih, tanpa mencampuri kebijakan federasi negara lain.

Pandangan lain menyebutkan bahwa ia memiliki kepercayaan tinggi terhadap potensi pemain lokal Malaysia dan tidak merasa perlu mengikuti strategi yang diterapkan Indonesia.

Load More