Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh, kini telah memiliki sosok pelatih baru bernama Patrick Kisnorbo yang telah resmi ditunjuk sebagai juru taktik klub Liga Jepang, Yokohama M Marinos.
Sebelumnya, keputusan Yokohama M Marinos menunjuk Patrick Kisnorbo telah ramai diberitakan media-media asing. Pelatih asal Australia itu sangat antusias mengasuh Sandy Walsh dan kawan-kawan.
"Mengambil alih kendali klub bergengsi dengan sejarah yang kaya dan basis penggemar yang bersemangat adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya," kata Kisnorbo yang berusia 44 tahun dikutip dari Channel News Asia.
Tentu saja, tugas Patrick Kisnorbo tak bakal mudah. Sebab, dia punya tugas untuk mengangkat posisi Yokohama F Marinos dari zona degradasi karena saat ini sedang berjuang di papan bawah J1 League.
Lantas, bagaimana sebetulnya rekam jejak Patrick Kisnorbo? Seperti apa pengalamannya di dunia racik strategi hingga ditunjuk sebagai nakhoda Yokohama? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Profil Patrick Kisnorbo
Patrick Kisnorbo memang menjadi salah satu pelatih dari Australia yang punya reputasi mentereng. Pasalnya, saat masih aktif menjadi pesepak bola, dia pernah menghabiskan waktunya di Liga Inggris.
Setelah memperkuat South Melbourne pada 2000 hingga 2003, lelaki kelahiran Melbourne, 24 Maret 1981 itu sempat berkarier di Skotlandia bersama Hearts. Kiprahnya di sana berlangsung dua tahun (2003-2005).
Setelah itu, dia tercatat memperkuat beberapa klub Liga Inggris seperti Leicester City (2005-2009), Leeds United (2009-2013), hingga menjalani masa peminjaman bersama Ipswich Town pada medio 2013.
Baca Juga: Thailand dan Vietnam Geser Indonesia dari Pot Unggulan, Ternyata Begini Perhitungan Poinnya!
Yang terakhir, dia menutup masa kariernya sebagai pesepak bola bersama Melbourne City (2013-2016). Di klub inilah karier kepelatihannya dimulai. Sebab, dia sempat ditunjuk jadi pelatih tim putri pada 2017-2018.
Dua tahun berselang, dia mendapatkan kesempatan untuk mengasuh Melbourne City pada 2020-2022. Setelah itu, Kisnorbo sempat singgah di Prancis untuk mengasuh tim kasta kedua, Troyes, pada 2022-2023.
Setahun kemudian, ia memutuskan untuk menangani Melbourne Victory pada 2024, lalu menginjakkan kakinya ke Liga Jepang ketika ditunjuk menjadi asisten Steve Holland di Yokohama F Marinos.
Seiring hengkangnya Holland karena pemutusan hubungan kerja, Kisnorbo akhirnya resmi ditunjuk untuk menjadi pelatih interim pada 18 April 2025.
Dia punya segudang prestasi mentereng di dunia kepelatihan, terutama membawa Melbourne City meraih A-League Premiership pada 2020/2021 dan 2021/2022, serta A-League Championship 2021.
Sedangkan bersama Melbourne Victory, Patrick Kisnorbo setidaknya mampu menyabet peringkat kedua di ajang Australia Cup 2024.
Berita Terkait
-
Thailand dan Vietnam Geser Indonesia dari Pot Unggulan, Ternyata Begini Perhitungan Poinnya!
-
AC Milan Cuma Gimmick, Tidak Ada Nama Jay Idzes di Daftar Pemain Incaran
-
3 Faktor China Bisa Jadi Batu Sandungan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
-
5 Kali Main Cetak 2 Gol, Patrick Kluivert Bisa Bawa Penyerang Semen Padang Ini Buat Lawan China
-
Keuntungan Timnas Indonesia, AFC Tambah Sanksi untuk Pemain China
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir