Suara.com - Presiden ke-7 Jokowi sempat bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino di prosesi pemakaman pemimpin Katolik dunia, Paus Fransiskus di Vatikan, Sabtu (26/4/2025) kemarin.
Jokowi mengaku berbincang soal sepak bola Indonesia yang sudah berkembang pesat.
"Ya hanya ngomong semenit dua menit. Tentu bola. (Soal perkembangan sepak bola Indonesia) Iya," terangnya, Senin (5/5/2025).
Jokowi mengatakan semuanya harus mengucapkan terima kasih kepada FIFA atas dukungannya terhadap tranformasi sepakbola Indonesia.
"Saya kira semuanya mengucapkan terima kasih atas dukungan FIFA terhadap transformasi sepak bola Indonesia menuju pada level yang lebih baik," tandas dia.
Seperti diketahui saat ini timnas Indonesia sedang berjuang untuk bisa lolos dan tampil di Piala Dunia 2026.
Anak asuh Pelatih Patrick Kluivert akan menghadapi China di Grup C Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (5/6/2025) mendatang.
Selain bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino, Jokowi juga bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron saat di Vatikan. Juga bertemu dengan presiden dan perdana menteri lainnya.
"Ya hanya ngomong semenit dua menit. Ketemu juga presiden dan perdana menteri yang lain. Kita hanya sebentar kok, say hello aja berbincang semenit dua menit," pungkasnya.
Baca Juga: Prabowo: Saya Dibilang Presiden Boneka, Dikendalikan Jokowi, Tidak Benar!
Persaingan menuju Piala Dunia 2026 dari Zona Asia, khususnya di Grup C, tengah memasuki fase yang sangat krusial.
Dengan Jepang telah memastikan diri sebagai pemuncak klasemen dan mengantongi tiket ke putaran final, perebutan slot otomatis tersisa serta dua tiket menuju putaran keempat menjadi medan tempur utama lima negara lainnya: Australia, Arab Saudi, Indonesia, Bahrain, dan China.
Grup C kini menyisakan dua pertandingan penting yang akan digelar pada bulan Juni. Semua tim, kecuali Jepang, masih memiliki peluang matematis untuk mengamankan posisi, meskipun dengan tingkat kesulitan yang berbeda.
Australia saat ini menghuni peringkat kedua, sementara Arab Saudi dan Indonesia menempati posisi ketiga dan keempat.
Di sisi lain, China masih tertahan di dasar klasemen dengan 6 poin dan menjadi tim dengan tekanan paling besar.
Media olahraga China, Sohu, mencoba menganalisis peluang tim nasional mereka, yang dijuluki Team Dragons, untuk lolos ke babak selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!