Suara.com - Sebanyak 3 pemain keturunan Indonesia yang saat ini merumput di kompetisi Eropa tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Mereka digadang-gadang akan segera menjalani proses naturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia dalam waktu dekat, terutama untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ketiganya bukan nama sembarangan. Performa konsisten dan kualitas individu mereka telah mencuri perhatian di level klub. PSSI bersama pelatih anyar Patrick Kluivert pun tak tinggal diam. Pendekatan serius dilakukan agar proses naturalisasi dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi skuad Garuda.
Ketiga calon pemain ini berasal dari Belanda dan mengisi posisi vital dalam sepak bola modern—dua berposisi sebagai bek, sementara satu lainnya bermain di lini tengah menyerang. Komposisi tersebut sejalan dengan kebutuhan taktis tim nasional yang tengah dibangun ulang pasca era Shin Tae-yong.
Jayden Oosterwolde: Pilar Potensial di Sektor Kiri Pertahanan
Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Jayden Oosterwolde. Bek kiri berusia 23 tahun ini saat ini memperkuat Fenerbahce, salah satu klub elite di Liga Super Turki. Kecepatan, kekuatan fisik, dan kemampuan bertahan membuatnya menjadi figur bek modern yang sangat diidamkan.
Kiprahnya di pentas Eropa menjadikan Oosterwolde sebagai kandidat kuat untuk memperkuat lini pertahanan Garuda. Dalam sepak bola modern, posisi bek kiri yang mampu menyerang dan bertahan dengan sama baiknya merupakan aset langka. Jika Jayden bisa dinaturalisasi, kehadiran Jayden bisa langsung mengisi celah yang selama ini dianggap rapuh.
Miliano Jonathans: Playmaker Muda dengan Insting Gol Tajam
Nama berikutnya adalah Miliano Jonathans, pemain muda yang saat ini tampil membela Jong Utrecht di Eerste Divisie Belanda. Lahir tahun 2004, ia dikenal sebagai gelandang serang fleksibel yang juga bisa ditempatkan di sektor sayap maupun sebagai penyerang bayangan.
Pada musim 2024/2025, ia mencatatkan enam gol dan dua assist dalam 10 pertandingan—sebuah torehan impresif untuk pemain seusianya. Dengan nilai pasar mencapai hampir Rp9 miliar, Jonathans dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi Timnas Indonesia.
Baca Juga: Thailand dan Vietnam Geser Indonesia dari Pot Unggulan, Ternyata Begini Perhitungan Poinnya!
Patrick Kluivert bisa jadi melihat Miliano sebagai sosok yang cocok dengan filosofi permainan menyerang cepat dan transisi tajam yang sedang ia terapkan. Kehadiran gelandang kreatif seperti Jonathans akan menambah opsi variasi serangan yang selama ini kerap menemui jalan buntu di lini tengah.
Tristan Gooijer: Tembok Kuat dari Liga Belanda
Sosok ketiga dalam daftar adalah Tristan Gooijer, bek tengah yang kini bermain untuk PEC Zwolle di Eredivisie Belanda. Meski usianya masih tergolong muda, Gooijer telah menunjukkan kedewasaan bermain yang luar biasa, terutama dalam membaca permainan dan melakukan intersepsi.
Dikenal piawai dalam duel udara serta memiliki postur ideal untuk bek tengah modern, Gooijer digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang untuk lini belakang Timnas Indonesia yang kerap kerepotan menghadapi bola-bola atas. Pemain berdarah Indonesia ini bisa menjadi target prioritas dalam proyek naturalisasi tahun ini.
Strategi Naturalisasi yang Lebih Terstruktur
Berbeda dari pendekatan di masa lalu, PSSI kini mengedepankan strategi yang lebih selektif dan terukur dalam mencari pemain keturunan.
Di bawah arahan Patrick Kluivert, proses identifikasi pemain diaspora dilakukan secara menyeluruh, dengan menekankan pada kecocokan taktik serta keinginan tulus dari sang pemain untuk membela Merah Putih.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0