Suara.com - Elkan Baggott resmi menutup masa peminjamannya bersama Blackpool FC usai musim kompetisi 2024/2025 berakhir. Bek tengah keturunan Inggris-Indonesia ini kini kembali ke klub induknya, Ipswich Town, yang baru saja terdegradasi dari Premier League ke EFL Championship. Situasi ini membuka peluang baru bagi Elkan Baggott untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia dalam laga penting kontra China dan Jepang pada Juni 2025.
Sebab selama ini Elkan Baggott menolak bela Timnas Indonesia kembali karena ingin fokus di klub.
Selama masa peminjaman di Blackpool, Baggott tampil solid dan konsisten di lini belakang.
Elkan Baggott dipercaya dalam 19 pertandingan di League One dan menjadi pilihan utama di bawah arahan manajer Steve Bruce. Kehadirannya memberikan dampak signifikan dalam sektor pertahanan, terutama dalam duel udara berkat postur tubuhnya yang mencapai 1,96 meter.
Dengan kemampuan mengatur organisasi lini belakang dan ketenangan dalam tekanan, Elkan Baggott sukses mencuri perhatian selama semusim membela Blackpool.
Meskipun menunjukkan performa yang meyakinkan, Elkan Baggott kini harus kembali ke Ipswich Town.
Namun, nasibnya di sana masih belum pasti, mengingat kontraknya akan berakhir pada 30 Juni 2025. Hingga saat ini belum ada kabar mengenai perpanjangan kontrak atau keputusan masa depannya di klub yang bermarkas di Portman Road tersebut.
Ketidakjelasan itu memunculkan spekulasi bahwa Elkan Baggott bisa saja mencari klub baru yang memberikan jaminan menit bermain reguler demi perkembangan kariernya yang masih panjang.
Steve Bruce, manajer Blackpool FC, menyatakan bahwa pihak klub akan melakukan evaluasi terhadap para pemain pinjaman, termasuk Baggott. Hasil evaluasi kemungkinan akan keluar pekan ini
Baca Juga: Striker Bournemouth Bahas Patrick Kluivert: Bikin Saya Terdorong Tunjukkan Kualitas
Diskusi mendalam terkait kemungkinan perekrutan permanen akan menjadi bagian dari agenda Blackpool di pramusim nanti. Namun belum ada indikasi pasti apakah Elkan akan menjadi bagian dari rencana jangka panjang tim.
“Ada diskusi lain yang harus diadakan, semua pemain pinjaman berada dalam situasi yang sama. Sebagian besar klub ini mungkin ingin mereka kembali di pra-musim untuk melihat mereka.”
“Itu berlaku untuk Elkan (Baggott), Odel (Offiah) dan Niall (Ennis). Kita harus melakukan percakapan untuk melihat bagaimana situasinya.” ujar Bruce, dikutip dari Blackpool Gazzette.
Situasi di level klub tentu akan berdampak langsung pada peluang Baggott kembali memperkuat Timnas Indonesia.
Bek berusia 22 tahun ini terakhir kali tampil untuk skuad Garuda dalam ajang Piala Asia 2023 yang digelar pada Januari 2024. Sejak saat itu, ia belum mendapat panggilan dari pelatih Shin Tae-yong maupun pelatih interim Patrick Kluivert.
Absennya Baggott dari skuad nasional selama lebih dari setahun menimbulkan kerinduan dari para pendukung Timnas yang masih mengingat kontribusinya dalam berbagai laga internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
-
Air Mata Vinicius Jr Pecah di Piala Dunia 2026, Pesan Nenek Bikin Hati Tersayat
-
Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde
-
Dramatis! Gabriel Martinelli Hentikan Langkah Jepang, Brasil Menang 2-1
-
Bukan Sekadar Tempat Sampah! Rahasia Kantong Biru Suporter Jepang yang Bikin Stadion Spektakuler
-
Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual
-
Kanada Bukan Sekadar Tuan Rumah! Jesse Marsch Sebut Anak Asuhnya Pahlawan Negara
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan