Suara.com - Kasus yang menghebohkan dunia sepak bola terkait penyiraman air keras kepada pemain timnas Malaysia, yakni Faisal Halim dihentikan tanpa adanya tersangka.
Kabar ini disampaikan oleh pengacara Faisal Halim, yaitu Nik Zarith Nik Moustpha sebagaimana dikutip dari Astro Arena.
"Dalam konferensi pers hari ini, pengacara Faisal mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima surat dari Kejaksaan Agung yang menyatakan bahwa penyelidikan kasus ini telah diklasifikasikan sebagai No Further Action (NFA), atau tidak ada tindakan lanjut," tulis laporan media Malaysia tersebut.
"Menurut surat tersebut, pihak kepolisian (PDRM) tidak menemukan petunjuk apa pun yang dapat mengaitkan individu mana pun sebagai tersangka dan seluruh upaya untuk menemukan bukti tidak membuahkan hasil," sambungnya.
Menurut pengacara pemain Malaysia tersebut, mereka telah menerima suratnya yang bertanggal 18 Februari.
"Surat tersebut bertanggal 18 Februari dan kami menerimanya pada tanggal 20 Februari," kata pengacara Faisal Halim.
"Surat itu menyatakan bahwa PDRM tidak dapat mendeteksi adanya petunjuk yang dapat menghubungkan kasus ini dengan seseorang sebagai tersangka," kata Nik Zarith dinukil dari Bharian.com.my.
Adapun Faisal Halim sebelumnya mengalami insiden tragis karena disiram air keras oleh orang tak dikenal pada 5 Mei 2024 lalu.
Pemain berusia 27 tahun ini mengalami luka bakar tingkat empat akibat serangan tersebut.
Baca Juga: Terbaru! Timnas Indonesia Harus Ucapkan Selamat Tinggal ke 4 Pemain untuk Lawan China dan Jepang
Akibatnya, pemain yang akrab disapa Mickey tersebut harus melakukan beberapa operasi.
Namun, setahun setelah insiden tragis tersebut, Faisal Halim justru tidak mendapatkan keadilan karena penyeledikan terhadap kasusnya dihentikan.
Adapun Faisal Halim mengenang masa-masa sulitnya ketika menghadapi insiden itu via Instagram pribadinya.
Pemain Malaysia ini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sultan Selangor, Sultan Sharafuddin Idris Shah dan Raja Muda Selangor, Tengku Amir Shah atas bantuan dan dukungan kuat yang diberikan selama masa sulit ini.
Ia juga memberikan apresiasi atas dukungan dan doa dari keluarga, manajemen klub, rekan satu tim, dan seluruh warga Malaysia.
"Genap setahun peristiwa yang banyak mengajarkan saya tentang kehidupan. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas doa dari semua orang, baik yang mengenal saya maupun tidak. Setiap doa selamat yang diadakan selama saya masih dalam masa pemulihan sangat saya hargai. Sedikit banyak, kekuatan dalam diri ini datang dari kalian semua," tulis Faisal Halim.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Timnas Malaysia Terbaru, Erick Thohir Kangen Diadu dengan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Bikin Turnamen Uji Coba, Media Malaysia Nyinyir: Tak Level, Maaf
-
Persib Bisa Gigit Jari, Saddil Ramdani Dirayu Bintang Malaysia Main di Kompetisi Ini
-
Sombong Banget! Malaysia Tantang Timnas Indonesia di FIFA Matchday September?
-
Pelatih Malaysia: Program Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Relevan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui