Suara.com - Timnas China menunjukkan kelemahan jelang bertandang ke markas Timnas Indonesia pada 5 Juni 2025. Kiper andalan mereka, Wang Dalei bisa jadi sasaran empuk Ole Romeny.
Pertarungan panas akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis, 5 Juni 2025. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kedua tim sedang berjuang keras mengamankan tiket ke putaran berikutnya, mengingat laga ini merupakan salah satu dari dua pertandingan terakhir di babak ini.
Namun, jelang laga krusial ini, kubu lawan justru dilanda badai di sektor yang sangat vital—penjaga gawang.
Situasi ini diyakini bisa menjadi titik lemah yang menguntungkan Indonesia, khususnya bagi penyerang anyar naturalisasi, Ole Romeny, yang tengah dalam sorotan.
Wang Dalei Anjlok, dari Tembok Kokoh jadi Lubang Besar
Sektor kiper China menjadi sorotan utama setelah media lokal, 163.com, mengungkap performa menurun dari penjaga gawang utama mereka, Wang Dalei.
Kiper senior yang sempat tampil gemilang saat menahan gempuran Indonesia pada pertemuan Oktober 2024 lalu, kini tak lagi tampil solid.
Bersama klubnya, Shandong Taishan, Wang telah kebobolan 17 gol hanya dalam 10 pertandingan di Liga Super China musim ini.
Baca Juga: Pemain Keturunan Kebumen Ucapkan Selamat Tinggal ke Timnas Indonesia, Catatkan Debut di Jerman
Angka tersebut menjadikan Shandong sebagai tim kelima dengan rekor kebobolan terburuk sejauh musim berjalan.
Penurunan performa drastis ini bahkan disebut membuat Wang mengalami krisis kepercayaan diri.
“Statistik ini tak pelak mengguncang kepercayaan diri Wang Dalei sebagai andalan utama di bawah mistar,” tulis 163.com dalam laporan mereka.
Tak hanya performa buruk, posisi Wang di timnas pun kini mulai diragukan.
Jika ia tetap dipercaya tampil oleh pelatih Branko Ivankovic, tekanan besar sudah menanti sang kiper di hadapan puluhan ribu suporter Merah Putih di SUGBK.
Krisis penjaga gawang China tak berhenti pada Wang Dalei. Kiper kedua mereka, Yan Junling, yang bermain untuk Shanghai Port, juga terpaksa menepi karena cedera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey