Suara.com - Pelatih kepala Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, telah resmi mengangkat mantan pemain Everton bernama Jose Baxter untuk membantunya menjadi salah satu asisten pelatih untuk mengasuh skuad Harimau Malaya.
Munculnya nama Jose Baxter juga telah dikonfirmasi secara resmi oleh Peter Cklamovski. Baxter akan mengisi peran yang sebelumnya ditinggalkan oleh pelatih asal Australia, Mark Milligan, yang pulang kampung ke Negeri Kanguru.
“Penunjukan pelatih berusia 33 tahun itu dikonfirmasi oleh pelatih skuad nasional Peter Cklamovski dalam konferensi pers yang diadakan di Wisma FAM,” dikutip dari bunyi pemberitaan media Malaysa, Makanbola.
Pengangkatan Baxter juga mengakhiri misteri siapa yang akan menggantikan asisten pelatih sebelumnya asal Australia, Mark Milligan. Milligan hanya bersama Harimau Malaya selama tiga bulan sebelum kembali ke Australia April lalu.”
Lantas, bagaimana sebetulnya rekam jejak serta pengalaman yang dimiliki oleh Jose Baxter sebelum memikul tugas menjadi asisten pelatih Timnas Malaysia? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Mengenal Jose Baxter
Sosok Jose Baxter tentu merupakan nama yang masih cukup asing bagi pencinta sepak bola lokal. Pasalnya, kiprahnya bersama Everton di ajang Premier League memang masih cukup terbatas meski sudah bermain selama beberapa musim.
Pemain kelahiran Merseyside, 7 Februari 1992 itu memang mengawali kariernya sebagai pesepak bola di Everton. Sejak berusia muda, tepatnya berumur enam tahun, dia telah berlatih di akademi Everton.
Setelah 10 tahun menimba ilmu di sana, Jose Baxter akhirnya memperoleh kesempatan promosi pada 2008. Menariknya, saat mengukir debut bersama The Toffees, dia sempat memecahkan rekor yang mentereng.
Baca Juga: Profil Logan Kinajil-Moran, Kiper Keturunan Selandia Baru yang Tengah Dibidik Timnas Malaysia
Ketika itu, dia menjadi pemain dengan usia termuda yang mengukir debut di Premier League. Baxter mencatatkan penampilan pertama ketika debut pada usia 16 tahun dan 191 hari. Setelah itu, rekor itu dilewati Harvey Elliott pada 2019.
Setelah sempat terpinggirkan dari skuad utama Everton dan dipinjamkan ke Tranmere Rovers, ia menolak perpanjangan kontrak baru yang diberikan oleh Everton pada tahun 2012. Dia ingin mendapatkan kesempatan bermain reguler di tempat lain.
Akhirnya, tak lama setelah itu, ia bergabung dengan Oldham Athletic, di mana ia menjalani musim yang sukses sebelum dibeli oleh Sheffield United kurang lebih setahun kemudian, atau tepatnya pada 2013.
Sejak meninggalkan Sheffield pada 2016, dia sempat berpindah-pindah klub, mulai dari memperkuat Everton (2017-2018), Oldham Athletic (2018-2019(, Plymouth Argyle (2019), dan berkarier di Amerika Serikat bersama Memphis 901.
Setelah memutuskan gantung sepatu pada 2021, Jose Baxter akhirnya menerima pekerjaan dari mantan klubnya, Everton, untuk menjadi asisten pelatih di akademi. Pekerjaan itu berlangsung sejak September 2021 sampai sebelum direkrut Timnas Malaysia.
Dia memang tercatat sebagai pelatih yang khusus melatih skill individu pemain di akademi Everton. Meskipun demikian, ia sudah mengantongi lisensi UEFA A.
Berita Terkait
-
Profil Logan Kinajil-Moran, Kiper Keturunan Selandia Baru yang Tengah Dibidik Timnas Malaysia
-
Kasus Penyiraman Air Keras Pemain Timnas Malaysia Faisal Halim Dihentikan Tanpa Tersangka
-
3 Alasan Timnas Malaysia Mungkin Tak Berani Ladeni Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Malaysia Terbaru, Erick Thohir Kangen Diadu dengan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Bikin Turnamen Uji Coba, Media Malaysia Nyinyir: Tak Level, Maaf
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi