Suara.com - Timnas Malaysia tampaknya mulai ancang-ancang untuk memperkuat komposisi skuadnya dengan menaturalisasi penjaga gawang keturunan Selandia Baru, Logan Kinajil-Moran. Namanya belakangan ini disebut-sebut media asal Negeri Jiran.
Nama Logan Kinajil-Moran belakangan ini mencuat setelah disebut-sebut oleh akun X, @HarimauAbroad. Mereka menyebut, kiper kelahiran Selandia Baru ini bakal segera dinaturalisasi untuk Timnas Malaysia.
“Penjaga gol kelahiran Selandia Baru, Logan Kinajil-Moran kini bermain untuk Universitas Rochester. Menurut profil Bucknell Bisonnya. Beliau mempunyai seorang datuk dari Sabah,” ujarnya di laman X.
Jika melihat rekam jejaknya, Logan Kinajil-Moran memang terhitung sebagai salah satu kandidat yang cukup menjanjikan untuk menjaga gawang Harimau Malaya. Sebab, usianya masih muda, tetapi punya pengalaman yang oke.
Lantas, bagaimana sebetulnya kiprah dan potensi yang dimiliki Logan Kinajil-Moran? Pantaskah dia mendapatkan lampu hijau untuk dinaturalisasi Timnas Malaysia? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Profil Logan Kinajil-Moran
Logan Kinajil-Moran merupakan sosok penjaga gawang yang tercatat lahir di Wellington, Selandia Baru. Sejak berusia muda, dia memang telah mengukir kiprahnya di kompetisi Selandia Baru bersama Wainuiomata.
Setelah itu, Logan Kinajil-Moran pindah memperkuat klub Selandia Baru lainnya, Western Suburbs pada 2021. Tak lama kemudian, dia memutuskan pindah ke Amerika Serikat untuk bergabung bersama Bucknell Bison (2021-2022).
Setelah itu, pemain berusia 22 tahun itu memutuskan pindah ke Wat Karori (2022-2023), sebelum kembali berkarier ke Negeri Paman Sam ketika diangkut oleh Rochester pada medio Januari 2023.
Baca Juga: Kasus Penyiraman Air Keras Pemain Timnas Malaysia Faisal Halim Dihentikan Tanpa Tersangka
Setelahnya, dia sempat bergabung dengan Miramar Rangers pada Maret 2023. Beberapa bulan berikutnya, dia dipromosikan ke tim senior dan bermain di sana hingga 2024. Yang terakhir, ia sempat kembali memperkuat Rochester (2024).
Kiprahnya di Amerika Serikat memang tak terlepas dari perjalanan akademiknya di sana. Sebab, dia sempat mengambil program studi Ekonomi di Bucknell University, pada periode 2021 hingga 2022.
Karena itulah, dia ikut bermain di ajang NCCA Division 1 Student-Athlete di cabor sepak bola putra. Lalu, kiprahnya bersama Rochester tak terlepas dari statusnya sebagai mahasiswa University of Rochester (2022-2025).
Logan Kinajil-Moran tercatat sebagai mahasiswa di program Ekonomi dan Ilmu Komputer. Di kampus ini, dia juga ikut bermain di ajang NCAA Division 3 Student-Athlete untuk cabor sepak bola putra.
Dia memang disebut-sebut memiliki darah keturunan Malaysia dari kakeknya yang berasal dari Sabah. Catatan inilah yang tampaknya membuat Timnas Malaysia kepincut untuk menaturalisasinya.
Berpotensi Menambah Kekuatan Timnas Malaysia
Saat ini, Timnas Malaysia memiliki sosok seperti Syihan Hazmi, Kalamullah Al-Hafiz , dan Haziq Nadzli di posisi penjaga gawang.
Kehadiran Logan Kinajil-Moran tentu berpotensi menambah kedalaman dan opsi yang menjanjikan di sektor penjaga gawang Timnas Malaysia.
Dengan usia yang masih muda, yakni 22 tahun, dan pengalaman bermain di berbagai level kompetisi di Selandia Baru serta Amerika Serikat, Logan bisa menjadi aset jangka panjang untuk Harimau Malaya.
Dibandingkan dengan kiper-kiper senior yang sudah ada seperti Syihan Hazmi dan Haziq Nadzli, Logan menawarkan kombinasi unik berupa latar belakang pendidikan luar negeri, disiplin dari sistem sepak bola kampus Amerika (NCAA), serta gaya bermain yang bisa saja berbeda karena dibentuk oleh lingkungan sepak bola internasional.
Apalagi, mengingat Malaysia kerap menghadapi tantangan dalam regenerasi penjaga gawang berkualitas, kehadiran sosok seperti Logan menjadi angin segar.
Ia bisa menjadi pelapis yang mumpuni untuk saat ini, dan berkembang menjadi kiper utama di masa depan—terutama jika diberi kesempatan tampil di kompetisi lokal Malaysia atau diasah dalam training camp jangka panjang tim nasional.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Kasus Penyiraman Air Keras Pemain Timnas Malaysia Faisal Halim Dihentikan Tanpa Tersangka
-
3 Alasan Timnas Malaysia Mungkin Tak Berani Ladeni Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Malaysia Terbaru, Erick Thohir Kangen Diadu dengan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Bikin Turnamen Uji Coba, Media Malaysia Nyinyir: Tak Level, Maaf
-
Sombong Banget! Malaysia Tantang Timnas Indonesia di FIFA Matchday September?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Prediksi Lawan Calvin Verdonk di Liga Europa, Ditunggu 2 Raksasa
-
4 Kiper Liga Italia Saingan Emil Audero untuk Dilirik Juventus
-
Pesta Gol 5-0 Persib Bandung Atas Madura United Jadi Modal Berharga Beckham Putra Tatap Gelar Juara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri