Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola nasional. Shayne Pattynama, bek kiri andalan Timnas Indonesia, dikabarkan segera bergabung dengan Buriram United, klub elite asal Thailand.
Kepindahan ini sontak menarik perhatian publik, apalagi setelah Shayne memutuskan kontraknya lebih awal dengan klub Belgia, KAS Eupen.
Langkah berani ini diyakini sebagai strategi untuk menjaga konsistensi performanya menjelang laga-laga krusial bersama Timnas Indonesia.
Selain itu, keputusan ini menunjukkan arah karier Shayne yang kian ambisius di level Asia Tenggara.
Berikut tiga fakta menarik dari transfer Shayne Pattynama ke Buriram United yang wajib diketahui para penggemar sepak bola tanah air.
1. Perkuat Klub Raksasa Asia Tenggara
Andai bergabung dengan Buriram United, Shayne Pattynama akan membela salah satu klub papan atas tak hanya di Thailand, tetapi juga Asia Tenggara (ASEAN).
Dalam empat musim terakhir Thai League (2021/2022 hingga 2024/2025), Buriram selalu keluar sebagai juara, membuktikan dominasinya yang luar biasa.
Lebih dari itu, Buriram United rutin tampil di ajang AFC Champions League, menghadapi tim-tim terbaik dari seluruh Asia.
Baca Juga: Elkan Baggott Kasih Bocoran Kapan Bela Timnas Indonesia? Ternyata Hoaks Buatan TikTokers
Kehadiran Shayne Pattynama akan memperkaya komposisi skuad mereka, terutama di sektor kiri pertahanan.
Dengan fasilitas modern berstandar internasional dan sistem pelatihan profesional, Shayne memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas individu dan mental bertanding.
Apalagi, Thai League kini memberlakukan regulasi bebas kuota pemain ASEAN, yang memungkinkan pemain seperti Shayne tampil tanpa batasan di berbagai laga penting.
2. Akhiri Karier di Belgia Lebih Cepat dari Kontrak
Merujuk isu yang beredar, Shayne telah membuat keputusan mengejutkan andai benar-benar meninggalkan Eropa untuk berkarier di Thailand.
Pada 8 Mei 2025, ia resmi mengakhiri kontraknya bersama KAS Eupen, meski seharusnya masih terikat hingga Juni 2026.
Sejak bergabung pada Februari 2024, Shayne mencatatkan 17 penampilan, namun sayangnya gagal membantu Eupen promosi ke kasta tertinggi Liga Belgia.
Andai benar pindah ke Buriram United, langkah yang diambil Shayne Pattynama sedikit banyak bisa dipahami dalam perspektif menit bermain.
Pindah ke Liga Thailand di atas kertas bakal membuat Shayne bisa mendapatkan menit bermain yang konsisten agar tetap menjadi bagian penting dalam skuat Timnas Indonesia.
3. Perkuat Barisan Pemain Timnas Indonesia di Thai League
Kedatangan Shayne Pattynama akan menambah panjang daftar pemain Timnas Indonesia yang merumput di kompetisi Thailand.
Sebelumnya, sudah ada nama-nama seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Ronaldo Kwateh, dan Meshaal Hamzah yang lebih dulu mencicipi ketatnya persaingan di Thai League.
Kehadiran Shayne menjadi bukti bahwa Liga Thailand semakin dilirik oleh pemain-pemain top dari Indonesia.
Selain kualitas kompetisi yang tinggi, profesionalisme klub serta fasilitas latihan yang mumpuni menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemain ASEAN.
Saat ini, Shayne dijadwalkan akan menjalani tes medis dalam waktu dekat sebelum diperkenalkan secara resmi sebagai penggawa baru Buriram United.
Jika semua berjalan lancar, ia akan menjadi bagian penting dalam skema pertahanan klub juara Thailand itu.
Potensi Besar untuk Karier dan Timnas Indonesia
Kepindahan Shayne Pattynama ke Buriram United bisa menjadi titik balik positif dalam perjalanan kariernya.
Bermain di liga yang kompetitif dan dalam tim yang terbiasa meraih trofi akan mengasah kematangannya sebagai pemain belakang.
Bagi Timnas Indonesia, langkah ini juga membawa dampak positif. Pemain yang terbiasa menghadapi tekanan tinggi dan atmosfer pertandingan internasional tentu akan memberi nilai tambah saat membela Merah Putih di ajang resmi.
Dengan segala potensi dan pengalaman yang akan diperolehnya di Thailand, Shayne Pattynama diharapkan mampu tampil lebih konsisten dan membawa energi baru untuk Timnas Indonesia di masa mendatang.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
3 Fakta Menarik Kembalinya Stefano Lilipaly ke Timnas Indonesia, Sempat Absen Hampir 2 Tahun!
-
Garuda Calling 2025: Rizky Ridho Bertahan di Tengah Kepungan para Pemain Diaspora
-
Patrick Kluivert Putus Kebiasaan STY, Apa Alasan Panggil Stefano Lilipaly ke Timnas Indonesia?
-
Potret Ayah Stefano Lilipaly: Kakek Rasa Atlet, Badannya Masih Kekar
-
Tak Perlu Dibantah, Sektor Sayap Kiri Garuda Paling Layak Diberikan kepada "si Loopy"
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Senyum-senyum Wayne Rooney Diwawancara Reporter Cantik Ini dengan Telanjang Kaki
-
Bursa Transfer Juventus: Michele Di Gregorio Jadi Biang Kerok, Alisson Becker Masuk Radar