Kuipers sukses mengantarkan Persib juara BRI Liga 1 musim ini. Bek 32 tahun itu mencatatkan 28 pertandingan dan mencetak 3 gol serta 1 assist.
Pengalaman Nick Kuipers 6 Tahun di Indonesia
Nick Kuipers sempat berbagi pengalaman bermain di Liga Indonesia sejak 2019 kepada media Belanda. Banyak cerita disampaikan penggawa Maung Bandung itu.
Salah satu yang menarik ialah cerita Nick Kuipers yang menyebut ada perbedaan besar antara suporter bola di Indonesia dan Belanda.
Menurut Nick Kuipers, orang-orang di Indonesia benar-benar hidup untuk sepak bola. Hal ini yang kemudian membuatnya terpacu bermain baik bersama Persib demi meraih hasil positif.
"Orang-orang di sini benar-benar hidup untuk sepak bola. Jika Anda menang, Anda adalah pahlawan dan jika tidak, Anda tidak dapat melakukan apapun," kata Nick kepada Voetbalzone.
Nick Kuipers kemudian menjelaskan momen saat Persib sukses menjadi juara BRI Liga 1 musim lalu. Nick mengaku tidak menyangka mendapat sambutan yang begitu meraih dari bobotoh--sebutan pendukung Persib.
"Gelar juara musim lalu. Sejak kami datang ke Bandung, kami mendapat sambutan luar biasa. Itu sungguh gila. Seluruh kota penuh orang, seperti karnaval, tapi dengan warna biru dan putih," jelasnya.
"Kami pawai ke tengah kota dan kami benar-benar tak tahu harus ke mana. Kami benar-benar terjebak di antara para pendukung yang bernyanyi dan melomat. Itu benar-benar hal terindah yang saya alami," tambahnya.
Baca Juga: Elkan Baggott: Bali United dan Persija Jakarta, Cuma Itu
Meski begitu, Nick Kuipers juga merasakan momen pahit selama tinggal di Indonesia. Ia mengaku saat pandemi Corono melanda, kondisi menjadi tidak jelas dan Nick Kuipers harus bisa bertahan.
Ia juga menjelaskan bagaimana suporter di Indonesia memperlakukannya bak bintang besar. Selalu ada orang yang ingin berfoto dengannya.
"Ke mana pun kami pergi, selalu ada suporter. Awalnya semua orang ingin berfoto dengan Anda. Butuh beberapa waktu untuk membiasakan diri dengan hal seperti itu di sini,"
"Sangat menyenangkan bahwa hal ini tidak terjadi di mana pun di dunia, tetapi ketika Anda kembali ke Belanda, Anda kembali menjalani kehidupan yang normal lagi," ungkap Nick Kuipers.
Berita Terkait
-
Elkan Baggott: Bali United dan Persija Jakarta, Cuma Itu
-
Bojan Hodak: Saddil Ramdani Pemain Bagus Kan?
-
Mirip Rencana PT LIB, Nasib 'Tragis' Son Heung-min Usai Juara Liga Europa
-
Winger Brasil Senang Bersaing dengan Yance Sayuri, Bahas Liga 1
-
Peringkat Liga 1 Terjun Bebas! PSSI dan PT LIB Punya Solusi Apa?
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Tekuk Rayo Vallecano
-
Vinicius Junior Tegaskan Ingin Seumur Hidup di Real Madrid
-
Barcelona Datangkan Anthony Gordon dari Newcastle United
-
Maurizio Sarri Resmi Tinggalkan Lazio, Sepakat Akhiri Kontrak
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
-
Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri
-
Muncuk Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?
-
Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Cemas, Jawab Neymar Malah Bikin Heboh!
-
Ketum Jakmania Buka Suara soal Mauricio Souza Tinggalkan Persija, Singgung Target Juara