Suara.com - Timnas Indonesia U-17 segera bersiap menghadapi Piala Dunia U-17 2025 yang berlangsung di Qatar, 3-27 November mendatang.
Dalam hasil undian yang diumumkan FIFA pada Senin (26/5/2025) dini hari WIB, Timnas Indonesia U-17 resmi tergabung dalam Grup H.
Nantinya, skuad asuhan Nova Arianto tergabung bersama tim kuat Timnas Brasil U-17, Honduras, dan Zambia.
Tentu saja, itu menjadi tantangan tersendiri bagi Garuda Muda, mengingat mereka bakal bertemu juara Piala Dunia U-17 empat kali Timnas Brasil U-17.
Uniknya, ada sederet pemain jebolan Timnas Brasil U-17 dan pernah tampil di Piala Dunia yang kini berlaga di kompetisi Liga Indonesia.
Tak hanya sebatas pemain asing, namun mereka juga meraih sukses besar di sepak bola Indonesia.
Ini dia tiga pemain eks Timnas Brasil U-17 yang berlaga di BRI Liga 1.
1. Lulinha (Madura United)
Pertama ada bintang sekaligus kapten Madura United, Lulinha.
Baca Juga: Bank Indonesia Siapkan Strategi Bawa Nilai Tukar Rupiah ke Kisaran Rp 15.000
Striker bernama lengkap Luiz Marcelo Morais dos Reis itu merupakan alumnus Piala Dunia U-17 2005 silam yang berlangsung di Korea Selatan.
Dalam ajang itu, Lulinha tampil sebanyak empat laga dan mencetak satu gol.
Sayang, Brasil harus gugur di babak 16 besar setelah tumbang dari Ghana dengan skor 0-1.
2. Guilherme Batata (Persikas Subang)
Batata pernah memperkuat sejumlah tim di Liga Indonesia, diantaranya PSS Sleman, Persela Lamongan dan terakhir Persikas Subang.
Dia juga merupakan alumuns Piala Dunia U-17 2009 di Nigeria.
Tak tanggung-tanggung, tiga rekannya di Timnas Brasil U-17, antara lain Philippe Coutinho, Neymar Junior, dan Alisson Becker.
Batata tercatat tampil penuh dalam tiga laga penyisihan grup bersama timnas Brasil U-17.
Pada ajang yang dijuarai Swiss U-17 itu, Brasil memang tak dapat banyak bicara dan harus tersingkir sejak fase grup.
3. Ronaldo Rodrigues de Souza (Borneo FC)
Ronaldo merupakan alumnus Timnas Brasil U-17 di Piala Dunia U-17 2015 dengan catatan empat laga tanpa mencetak gol.
Meski demikian, Ronaldo Rodriguez pernah bermain tujuh kali bersama Timnas Brasil U-17 dan pernah dipercaya menjadi kapten di laga terakhirnya kontra Selandia Baru U-17.
Hasil Drawing
Sementara dari hasil drawing, juara bertahan Jerman yang dua tahun lalu mengangkat trofi Piala Dunia U-17 pertama mereka di Stadion Manahan, Solo, bakal menghadapi Kolombia, Korea Utara, dan El Salvador di Grup G.
Sedangkan runner-up dua tahun lalu, Prancis berada di Grup K bersama Chile, Kanada, dan Uganda.
Piala Dunia U-17 2025 menerapkan format baru dengan penambahan jumlah peserta dari 24 menjadi 48 tim.
Ke-48 tim bakal berlaga dalam rangkaian pertandingan yang dipusatkan di delapan stadion modern di kompleks Aspire Zone, Doha, Qatar, sebelum partai final digelar di Stadion Internasional Khalifa.
Pelatih Nova Arianto yang turut hadir dalam proses drawing tersebut menyambut baik hasil undian itu.
Meski demikian, Nova tak menampik perjuangan anak asuhnya di grup ini tidak akan mudah.
Sosok asal Semarang itu juga memberi perhatian khusus pada Brasil, yang dinilainya sebagai lawan terberat di Grup H.
"Bersyukur bisa menghadiri moment drawing hari ini dan kita semua bisa melihat kita satu grup bersama Brasil, Honduras, dan Zambia pastinya bukan grup yang mudah," tulis Nova Arianto di akun Instagram pribadinya @novaarianto30.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi
-
Lille Pesta Gol 4-0 atas Toulouse, Calvin Verdonk Tampil 14 Menit
-
Napoli Ditahan Parma 1-1, Gagal Pangkas Jarak dari Inter Milan