Setelah pensiun, Ian Bakala sempat “menghilang” dari radar dunia sepak bola, hingga akhirnya namanya kembali mencuat saat ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Zambia U-17 pada April 2023.
Penunjukan ini cukup mengejutkan, karena saat itu Bakala belum memiliki rekam jejak panjang sebagai pelatih. Bahkan, informasi mengenai lisensi kepelatihannya masih belum jelas di berbagai media.
Kendati demikian, kepercayaan yang diberikan federasi sepak bola Zambia kepada Bakala menunjukkan bahwa mereka melihat potensi besar dalam dirinya, terutama dalam menangani pemain muda.
Bakala juga diyakini mampu memahami karakter pemain Zambia dan menjembatani proses transisi dari pemain junior menuju level profesional.
Perbandingan dengan Nova Arianto
Jika dibandingkan dengan pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, pengalaman Bakala memang terlihat lebih minim.
Nova dikenal luas sebagai salah satu legenda sepak bola Indonesia yang memiliki karier panjang sebagai pemain, meskipun tidak pernah merumput di Eropa.
Sebagai bek tangguh di era 2000-an, Nova memperkuat sejumlah klub besar di Indonesia dan juga pernah membela Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.
Setelah gantung sepatu, Nova langsung menekuni dunia kepelatihan. Ia mengawali karier sebagai asisten pelatih di klub-klub Liga 1 mulai tahun 2013 hingga 2019.
Baca Juga: Profil Israel Canales, Pelatih Timnas Honduras U-17 Lawan Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
Kemudian, ia dipercaya masuk ke dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia senior sebagai asisten pelatih di era Shin Tae-yong. Puncak karier kepelatihannya sejauh ini adalah saat ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-17 dan U-16 pada tahun 2024.
Dengan pengalaman melatih yang lebih panjang dan pemahaman mendalam terhadap sistem pengembangan pemain usia muda di Indonesia, Nova Arianto dinilai memiliki keunggulan dalam persiapan menghadapi kompetisi sekelas Piala Dunia U-17.
Namun demikian, sepak bola usia muda seringkali menghadirkan kejutan, dan tidak menutup kemungkinan Ian Bakala mampu memaksimalkan potensi pemain muda Zambia dan mencuri perhatian di turnamen ini.
Pertemuan antara Timnas Indonesia U-17 dan Zambia U-17 di babak penyisihan Grup H Piala Dunia U-17 2025 akan menjadi laga yang menarik.
Selain karena kedua tim datang dari dua benua berbeda dengan gaya bermain khas masing-masing, duel ini juga mempertemukan dua pelatih dengan latar belakang yang kontra, Nova Arianto dengan pengalaman kepelatihan yang matang, dan Ian Bakala yang masih merintis tapi penuh semangat dan kejutan.
Bagi Indonesia, laga melawan Zambia bisa menjadi titik krusial dalam upaya melangkah lebih jauh di turnamen ini. Sebaliknya, bagi Zambia, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kekuatan generasi mudanya kepada dunia.
Satu hal yang pasti, pertandingan ini akan menjadi ajang pembuktian tak hanya bagi para pemain, tetapi juga para pelatih muda yang tengah menapaki jejak besar di panggung internasional.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Profil Israel Canales, Pelatih Timnas Honduras U-17 Lawan Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
-
Bakal Dihadapi Indonesia, Ini 3 Pemain Timnas Brasil U-17 di BRI Liga 1
-
Profil Dudu Patetuci, Pelatih Timnas Brasil U-17 Calon Lawan Nova Arianto di Piala Dunia U-17
-
Publik Zambia Pede Bisa Tekuk Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
-
3 Bintang Timnas Brasil U-17 yang Bakal Jadi Ancaman Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026