Tiga tahun kemudian, pada 2012, Ha dipercaya menjadi asisten pelatih Timnas Myanmar, di mana ia turut berkontribusi dalam membentuk fondasi permainan tim tersebut.
Setelah itu, ia melanjutkan karier sebagai pelatih fisik di klub BJ Entreprises, dan kemudian bergabung dengan klub Tiongkok, JS Suning, pada tahun 2017.
Tak lama kemudian, ia kembali ke Korea dan melatih tim papan atas Suwon Bluewings pada tahun 2018.
Rangkaian pengalaman inilah yang membentuk karakter Ha sebagai pelatih yang disiplin, analitis, dan peka terhadap pengembangan pemain muda, kualitas yang sangat dibutuhkan di tim seperti Laos.
Kedatangannya di Laos pada 2024 langsung memberikan dampak signifikan.
Di ajang Piala AFF 2024, tim asuhannya membuat kejutan besar dengan menahan imbang Indonesia 3-3 di laga yang penuh tensi.
Pertandingan itu bahkan nyaris berakhir dengan kemenangan Laos jika bukan karena gol penyama kedudukan di menit-menit akhir.
Hasil imbang tersebut secara dramatis menggagalkan langkah Indonesia ke fase gugur, dan menjadi salah satu faktor yang mempercepat berakhirnya era Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Gaya Bermain dan Pendekatan Taktis
Baca Juga: Lawan Korea Selatan, Gerald Vanenburg: Ini Kandang Kita, Harus Menang!
Ha Hyeok-jun dikenal sebagai pelatih yang menyukai pendekatan taktis disiplin dan cenderung realistis dalam pemilihan strategi.
Ia kerap mengandalkan formasi dasar 4-4-2 yang fleksibel, cocok untuk tim yang mengandalkan kecepatan dan transisi cepat antar lini.
Formasi ini sering kali digunakan untuk menciptakan keseimbangan antara lini pertahanan dan lini serang, serta memaksimalkan peran gelandang sebagai penghubung.
Dengan pendekatan ini, Laos U-23 tampil lebih solid, tak mudah dikalahkan, dan sanggup memberikan tekanan tinggi kepada tim-tim yang secara kualitas di atas kertas lebih unggul.
Biodata Lengkap Ha Hyeok-jun
Nama Lengkap: Ha Hyeok-jun
Tanggal Lahir: 27 Januari 1970
Usia: 55 Tahun
Tempat Lahir: Busan, Korea Selatan
Kewarganegaraan: Korea Selatan
Lisensi Kepelatihan: UEFA Pro License
Formasi Favorit: 4-4-2
Berita Terkait
-
Lawan Korea Selatan, Gerald Vanenburg: Ini Kandang Kita, Harus Menang!
-
Erick Thohir: Target Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-23 2025
-
Profil Timnas Malaysia U-23, Rival Lawas yang Jadi Lawan Indonesia di Piala AFF U-23 2025
-
Erick Thohir Antusias Nantikan Duel Klasik Timnas Indonesia vs Malaysia di Stadion GBK
-
3 Bintang Korea Selatan U-23 yang Bakal Jadi Ancaman Indonesia, Dua Nama di Inggris
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat
-
3 Calon Klub Ivar Jenner Usai Dilepas FC Utrecht, Ada Eks Klub Kapten Timnas Indonesia
-
Angin Segar untuk John Herdman, Pemain Keturunan Grade A Buka Pintu Gabung Timnas Indonesia
-
Jay Idzes Siap-siap Pamit? Pinjaman Juventus ke Sassuolo Masih Muda dan Lincah
-
Masih Muda tapi ke Super League, Dion Markx Bongkar Alasan Mau ke Persib