Suara.com - Pelatih Belanda U-20, Michael Reiziger resmi mengumumkan daftar 23 pemain yang akan bermain di Euro U-21 2025.
Dari 23 nana tersebut, 4 pemain keturunan Indonesia bakal jadi pilihan utama pelatih Michael Reiziger.
Perhelatan Euro U-21 2025 berlangsung pada 11-28 Juni 2025 di Slovakia. Jong Orange tergabung di grup D bersama Denmark, Ukraina dan Finlandia.
Empat pemain keturunan Indonesia yang bakal perkuat Jong Orange di Euro U-21 2025 ialah Ryan Flamingo (PSV), Neraysho Kasanwirjo (Rangers FC), Million Manhoef (Stoke City) dan Ian Maatsen (Aston Villa).
Menurut Michael Reiziger, pemain yang dipilihnya sangat ia percaya bisa membawa Jong Orange berbicara lebih di Euro U-21 2025.
"Ini adalah kelompok pemain yang erat," ucap Reiziger seperti dilansir Suara.com dari Voetbal International, Selasa (3/6).
"Selain kualitas individu yang kami miliki, karena semua pemain bermain di level tertinggi dan hampir mereka semua bermain secara reguler," tambahnya.
Ditegaskan oleh Michael Reiziger, ia sangat percaya pada komposisi pemain yang dipilihnya ini termasuk 4 pemain keturunan Indonesia.
"Semua bahan bagus sudah ada untuk kami bermain di turnamen yang bagus ini," ucapnya.
Baca Juga: Simon Tahamata: Saya Mau Pakai Orang Indonesia, Bukan China, Bukan Belanda
Ian Maatsen Sulit Dinaturalisasi
Sebelumnya Tim nasional U-20 Belanda tengah mempersiapkan diri untuk Euro U-21 2025 yang akan berlangsung pada 12 Juni mendatang.
Skuat Jong Orange menariknya banyak dihuni pemain keturunan Indonesia.
Pelatih Jong Orange, Michael Reiziger memilih banyak pemain yang cukup familiar di telinga pecinta sepak bola Indonesia.
Sejumlah pemain keturunan Indonesia dipanggil oleh eks pemain Barcelona itu, salah satunya ialah pemain keturunan Indonesia berbandrol Rp596 M yang sempat dirumorkan akan jadi WNI.
Pemain itu ialah Ian Maatsen. Beberapa waktu lalu, salah satu media lokal China seperti diberikan Xsportnews Korea, menyebut Ian Maatsen akan dinaturalisasi.
Tag
Berita Terkait
-
Simon Tahamata: Saya Mau Pakai Orang Indonesia, Bukan China, Bukan Belanda
-
Ipswich Town Resmi Lepas Pemain Keturunan Indonesia, Bagiamana Nasib Elkan Baggott?
-
Kabar Pemain Keturunan Indonesia, Jairo Riedewald: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
-
Kepindahan Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders ke Man City Dipercepat
-
5 Pemain Klub Belanda Kompak Kibarkan Bendera Merah Putih, Semuanya Bisa Bela Timnas Indonesia!
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi