Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan kode bahwa pemain keturunan boleh-boleh saja membela klub Liga 1, namun tergantung individu masing-masing.
Adapun saat ini sejumlah pemain keturunan sedang dikaitkan dengan beberapa tim Liga 1 seperti Thom Haye, Rafael Struick, dan Thom Haye.
Rafael Struick seperti diketahui belum lama ini dicoret dari skuad Brisbane Roar, kemudian Thom Haye tidak melanjutkan masa baktinya bersama Almere City, kemudian Nathan Tjoe-A-On nasibnya tak jelas bersama Swansea City.
Erick mengatakan dirinya mempersilahkan andai ada tim yang mau meminang sejumlah pemain keturunan.
Apalagi menurut mantan presiden Inter Milan tersebut Liga 1 kini kualitasnya sudah jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya.
"Kalau saya sangat terbuka, kan memang Liga 1 sudah lebih baik, tapi masih banyak kekurangan," ujar Erick Thohir di Stadion Madya, Jakarta pada 2 Juni 2026.
Lebih lanjut, Erick Thohir menyebut ingin terus meningkatkan kualitas Liga 1 sehingga menarik sejumlah pemain-pemain berkualitas.
Erick Thohir mengatakan bahwa PSSI akan membuat beberapa kebijakan untuk membuat Liga Indonesia lebih baik lagi dalam kongres PSSI pada Rabu (4/5/2025).
"Makanya nanti di Kongres PSSI kami akan melakukan perbaikan-perbaikan yang lain," ucap Erick Thohir.
Baca Juga: Ipswich Town Resmi Lepas Pemain Keturunan Indonesia, Bagiamana Nasib Elkan Baggott?
"Saya terbuka, tergantung pemainnya," tutur lelaki yang juga menteri BUMN tersebut.
Liga 1 saat ini sedang libur. Sejumlah tim akan membangun kekuatan terbaik demi bisa menjadi kampiun musim depan.
Belum banyak pergerakan terlihat dari tim-tim Liga 1 kemungkinan baru terlihat setelah Timnas Indonesia bermain.
Adapun Liga 1 2025/2026 akan kick off pada 1-2 Agustus mendatang.
Sebelum memikirkan klub baru sejumlah pemain keturunan terlebih dahulu membela Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi ronde ketiga Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia terlebih dahulu akan menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung karno (Stadion GBK), Jakarta pada 5 Juni.
Berita Terkait
-
Tinggalkan PSIS Semarang, Gali Freitas Resmi Gabung Persebaya Surabaya
-
Pelatih Malaysia Terkait Rumor Tambahan 3 Pemain Keturunan: Belum Pernah Saya Lihat
-
4 Pemain Keturunan Indonesia Bela Belanda di Euro U-21, Michael Reiziger: Saya Yakin dengan Mereka
-
Alasan Jay Idzes Tak Khawatir Timnas Indonesia Kehilangan Pemain Keturunan Rp31,29 Miliar vs China
-
Libur Panjang Setelah Juara, Ini Agenda Persib Sebelum Tampil di Piala Presiden 2025
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran Selesai Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Juara Bertahan, Pemimpin Klasemen, Kenapa John Herdman Cuma Panggil3Pemain Persib?
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
13 Tahun Lalu Bela Belanda, Kini Ezra Walian dan Calvin Verdonk Reuni di Timnas Indonesia
-
Persib Pesta Gol ke Gawang Persik, Bojan Hodak Bongkar Faktor X Kemenangan Maung Bandung
-
Teja Paku Alam Terabaikan Timnas Indonesia, Bukti Kokohnya Lini Belakang Persib?
-
Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Jadwal Latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Ada yang Kalah Saing, 4 Pemain Keturunan Era STY yang Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
PSSI Miris Lihat Serangan Rasisme ke Mikael Tata dan Kakang Rudianto yang Mencoreng Fair Play Liga 1