Suara.com - Bek timnas Indonesia, Kevin Diks disejajarkan FIFA dengan bintang Korea Selatan yang bernama Son Heung-ming.
Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, FIFA merilis laporan terkait lima pemain yang layak ditonton.
Dalam daftar tersebut ada nama Kevin Diks yang bakal memperkuat timnas Indonesia melawan China serta Jepang.
"Lahir di Belanda dan tumbuh berkembang di sepak bola Eropa, Diks telah menjadi tokoh utama dalam pertahanan Indonesia," tulis laporan resmi FIFA.
Pemain 28 tahun ini juga disanjung karena berhasil mengantarkan klubnya, FC Copenhagen meraih dua trofi.
"Bersama FC Copenhagen, ia mengakhiri musim 2024/2-25 dengan memenangkan Superliga dan Piala Denmark, menandai berakhirnya waktunya di Eropa utara dengan bersiap pindah ke Bundesliga Jerman bersama Borussia Monchengladbach," sambung FIFA.
Kevin Diks memang akan pergi dari FC Copenhagen setelah dirinya berstatus bebas transfer.
Borussia Monchengladbach akan menjadi tujuan baru bek timnas Indonesia ini, transfernya sudah resmi sejak transfer musim dingin lalu.
Meski begitu, bek kanan 28 tahun tersebut harus menyingkirkan urusan klubnya terlebih dahulu.
Baca Juga: Cuma Main 3 Kali di Klub, Pemain Keturunan Rp6,08 Miliar Tak Dicoret Patrick Kluivert
Kevin Diks kini akan fokus untuk tugas negara membantu skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
"Kini pemain berusia 28, Kevin Diks menghadapi misi yang lebih besar dengan membantu skuad Garuda mengukir sejarah untuk mencapai Piala Dunia yang kedua kalinya," jelas laporan FIFA.
Nah, dalam laporan tersebut Kevin Diks disejajarkan oleh bintang Korea Selatan yang bernama Son Heung-ming.
Bintang Tottenham Hotspur tersebut baru saja juara Liga Europa dan kini akan membantu Taeguk Warriors untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Son Heung-min menjadi sosok yang penting bagi Korea Selatan karena pengalaman bermainnya dan ia menjabat sebagai kapten.
Kemudian tiga pemain yang disorot FIFA adalah Igor Sergeev (Uzbekistan), Ali Majrashi (Arab Saudi), dan Mohannad Semreen (Yordania).
Igor Sergeev adalah mesin gol Uzbekistan yang kini berjuang lolos ke ajang paling bergengsi di dunia.
Uzbekistan selama ini dikenal sebagai kekuatan yang kerap merepotkan di Asia Tengah, dan keberadaan Igor Sergeev menjadi salah satu faktor utamanya.
Penyerang berusia 31 tahun ini sudah malang melintang di level klub dan tim nasional.
Dengan insting mencetak gol yang tajam dan posisi bermain yang cerdas, Igor Sergeev digadang-gadang akan menjadi ujung tombak andalan yang dapat membawa Uzbekistan melewati rintangan di grup yang kompetitif.
Rekam jejaknya mencetak gol di laga-laga penting menjadikan dirinya pemain yang tak bisa diremehkan.
Dalam sistem permainan Uzbekistan yang mengandalkan serangan cepat dan transisi efektif, Sergeev merupakan figur sentral yang dipercaya menyelesaikan peluang menjadi gol.
Selanjutnya adalah Ali Majrashi yang menjadi andalan bagi Arab Saudi.
Nah, Arab Saudi yang selalu menjadi langganan tampil di Piala Dunia, kini memiliki aset muda yang menjanjikan di lini pertahanan yaitu Ali Majrashi.
Bek kanan berusia 24 tahun ini menunjukkan performa solid di level klub bersama Al-Shabab dan mulai mendapat kepercayaan di tim nasional.
Ali Majrashi dikenal dengan kecepatan, stamina, serta ketenangannya dalam menghadapi tekanan lawan.
Perannya tak hanya penting saat bertahan, tetapi juga saat membantu serangan dari sisi sayap.
Dalam skema permainan Arab Saudi yang menuntut bek sayap aktif naik turun, Ali Majrashi menjadi sosok vital yang siap menyeimbangkan antara pertahanan dan kontribusi ofensif.
Terakhir adalah Mohannad Semreen yang menjadi benteng bagi lini pertahanan Yordania.
Nama Mohannad Semreen kini makin mencuat seiring performa impresifnya di jantung pertahanan.
Bek tengah berusia 25 tahun ini dikenal karena ketangguhannya dalam duel udara, intersep yang bersih, serta kepemimpinan yang mulai terbentuk di usia muda.
Dengan tugas mengawal lini belakang Yordania dari serbuan-serbuan cepat lawan, Semreen akan menjadi fondasi utama bagi ambisi timnya untuk meraih tiket ke babak selanjutnya.
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Cetak Hattrick Usai STY Dipecat, 3 Kali Dicoret Patrick Kluivert
-
Tak Ada Indonesia, Bocoran Lokasi Putaran Empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
-
1 Jam Jelang Kick Off Timnas Indonesia Tidak Lolos Piala Dunia 2026 dengan Otomatis Jika Ini Terjadi
-
Mirip Darwin Nunez, Striker 1,86 Meter China Siap Kembali Bikin Malu Timnas Indonesia
-
Bukan Cuma Gebuk China, Patrick Kluivert Umbar Janji Lain untuk Suporter Timnas Indonesia
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
-
Pemain Naturalisasi Ramai Hijrah ke Liga Lokal, Siapa Saja yang Masih Konsisten Main di Luar?
-
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Bayern Munich: Misi Bangkit Die Roten
-
Marselino Ferdinan Pamer Bekas Jahitan Operasi
-
Gianluca Pandeynuwu Resmi ke Arema FC, Siap Panaskan Persaingan Kiper Utama Singo Edan Musim Ini
-
Sanksi FA Hantui Matheus Cunha Usai Selebrasi Kasar Saat Manchester United Bungkam Arsenal
-
Sentuhan Ajaib Michael Carrick, Sulap 2 Pemain Pesakitan Era Amorim Jadi Nyawa Baru Man United