Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert harus putar otak untuk mempersiapkan strategi di laga pertama round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Penyebabnya adalah lima pemain timnas Indonesia terancam absen karena akumulasi kartu.
Skuad Garuda sudah memastikan diri lolos ke babak berikutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kepastian tersebut didapat setelah tim Merah Putih mengalahkan China dengan skor 1-0 pada Kamis (5/6/2025) di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Meski begitu, anak asuh Patrick Kluivert harus menjalani laga terakhir di round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang pada 10 Juni 2025.
Nah, di laga melawan Jepang tersebut, Patrick Kluivert harus putar otak karena ada lima pemain terancam absen untuk round 4.
Sebelumnya pada tanggal 5 Juli 2024, Komite Disiplin dan Etik FIFA memutuskan bahwa semua peringatan (kartu kuning) yang tidak mengakibatkan pengusiran atau penangguhan yang diterima oleh pemain dan ofisial tim setelah selesainya Babak Kedua Kualifikasi harus dibatalkan.
Artinya, pemain yang mengantongi satu kartu kuning di putaran kedua, tidak akan membawa kartu kuning tersebut ke Putaran Ketiga.
Hal ini setidaknya terbukti dengan kasus Jay Idzes yang mengantongi dua kartu kuning di putaran kedua.
Baca Juga: Baru Debut di Timnas Indonesia, Emil Audero Berpotensi Turun Kasta
Akan tetapi, kapten timnas Indonesia itu tetap bisa bermain di putaran ketiga karena satu kartu kuningnya dihapus (diputihkan).
Sehingga, ketika itu Jay Idzes bisa memperkuat laga Timnas Indonesia vs Jepang pada Oktober 2024.
Meskipun ada pemutihan dari putaran kedua ke putaran ketiga, aturan akumulasi kartu kuning tetap berlaku di dalam satu babak yang sama.
Dengan demikian, Jika Timnas Indonesia berhasil lolos ke babak Putaran Keempat, pemain akan membawa catatan kartu kuning yang mereka peroleh di putaran ketiga.
Maka dari itu, ada lima pemain yang berpotensi absen karena kini sudah mengantongi kartu kuning.
1. Jay Idzes
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Minta Timnas Indonesia Mati-matian Lawan Jepang
-
Lini Serang Timnas Indonesia Diuji, Jepang Punya Rekor Mengerikan di Kandang
-
Egy Maulana Vikri Pilih Realistis, Level Jepang Masih Jauh di Atas Timnas Indonesia
-
Pelatih Jepang Tak Anggap Ole Romeny, Sebut Satu Nama Sebagai 'Fondasi' Timnas Indonesia
-
Penyerang Keturunan Rp20,86 Miliar Disebut Setara Son Heung-min, Bisa Main Lawan Jepang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Baterai Tahan Lama sampai 10.000 mAh, Mulai Rp2 Jutaan
-
Viral Nilai Fantastis Biaya Suvenir HUT RI di Istana Negara? Rp22 atau 34 Miliar