Suara.com - Presiden Prabowo Subianto turut menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Jepang dalam laga Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (10/6/2025). Kepala Negara menyaksikan laga tersebut melalui layar kaca.
Momen Presiden Prabowo menonton aksi skuad Garuda itu dibagikan melalui unggahan di Instagram Story @prabowo.
Terlihat di layar kaca, anak-anak asuhan Patrick Kluivert yang mengenakan jersey away bewarna putih dan warna kuning untuk penjaga gawang.
Sementara itu Prabowo yang mengenakan pakaian safari yang menjadi ciri khasnya terlihat duduk menghadap televisi di bangku coklat. Meja panjang dengan taplak biru dan kursi-kursi coklat kosong terlihat di depan Prabowo.
Sedangkan di atas panjang di hadapan Prabowo, terlihat sejumlah alat tulis dan buku catatan. Alat tulis juga tampak di meja kecil yang berada di sisi kanan orang nomor satu di Indonesia itu.
Terlihat juga suasana di ruangan yang terdapat lukisan hingga patung kuda.
Hasil Pertandingan
Seperti diketahui, Timnas Indonesia dihajar Jepang dengan skor enam gol tanpa balas pada laga pamungkas Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang digelar di Suita City Football Stadium, Selasa (10/6/2025).
Gol-gol kemenangan Jepang dicetak oleh Daichi Kamada (15', 45+6'), Takefusa Kubo (19'), Ryoya Morishita (55'), Shuto Machino (58'), dan Mao Hosoya (80').
Baca Juga: Timnas Indonesia Dilumat Jepang, Media Korsel: Penak Jaman STY Toh?
Sejak awal pertandingan, Jepang langsung memberikan tekanan tinggi ke lini pertahanan Timnas Indonesia sehingga intensitas laga berlangsung sangat cepat.
Akibat tekanan dan benturan yang diterima, Kevin Diks terpaksa ditarik keluar pada menit ke-27 karena mengalami cedera.
Posisi Kevin Diks kemudian digantikan oleh Yakob Sayuri. Namun sayangnya, Yakob juga mengalami cedera dan harus ditarik keluar oleh Patrick Kluivert pada menit ke-42.
Sebagai pengganti, Kluivert memasukkan Marselino Ferdinan, yang tampil hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Kendati demikian, Kluivert menegaskan bahwa situasi tersebut bukanlah alasan Timnas Indonesia kalah telak dari Jepang.
Meski begitu, ia mengakui bahwa cedera yang dialami Kevin Diks dan Yakob Sayuri membuat dirinya harus melakukan perubahan taktik secara mendadak.
Berita Terkait
-
Kata Rasis Jepang Pasca Hajar Timnas Indonesia: Soroti Wajah Pemain Keturunan
-
Timnas Indonesia Dilumat Jepang, Media Korsel: Penak Jaman STY Toh?
-
China Diguncang Skandal 60 Kamar Hotel Pasca Dikalahkan Timnas Indonesia
-
Media Kampung Halaman Patrick Kluivert Cibir Kekalahan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Dihancurkan Jepang, Patrick Kluivert Dapat Peringatan
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Pesawat Tanker KC-135 Milik AS Jatuh Saat Operasi Militer di Iran
-
Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen