Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menginginkan supaya kinerja Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert lebih ditingkatkan, sehingga perlu dilakukan evaluasi agar tak lagi terulang hasil kekalahan telak melawan Jepang.
Adapun saat dijamu Jepang, Timnas Indonesia dibantai enam gol tanpa balas dalam laga pamungkas Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Suita City Football Stadium, Selasa (10/6/2026).
Memang secara kualitas Timnas Indonesia masih ada di bawah Jepang yang merupakan raja Asia.
Akan tetapi, banyak yang menganggap tidak seharusnya tim racikan Patrick Kluivert dibantai sampai setengah lusin gol.
Bahkan, tim Merah Putih tidak berdaya di lini depan dengan bukti catatan statistik nol tembakan ke gawang Jepang, karena sibuk bertahan.
Sumardji menjelaskan evaluasi singkat sudah berlangsung selepas laga, namun akan kembali dilakukan saat Patrick Kluivert dan para asistennya ke Jakarta usai dari Belanda.
Ini semua dilakukan untuk meningkatkan kemampuan Timnas Indonesia agar bisa bersaing di fase berikutnya.
"Evaluasi semalam sudah kita lakukan tapi nanti akan kita lakukan setelah para pelatih kembali dari Belanda langsung ke Jakarta," kata Sumardji selaku ketua Badan Tim Nasional (BTN) kepada awak media.
Lebih lanjut, Sumardji menyebut atas permintaan Erick Thohir, evaluasi kinerja Patrick Kluivert harus dilakukan.
Baca Juga: Kondisi Terkini Skuat Timnas Indonesia Pasca Pembantaian di Osaka
Tujuannya adalah supaya kerja juru formasi asal Belanda itu memberikan hasil maksimal karena tantangan Timnas Indonesia akan semakin berat ke depannya.
"Termasuk ketua umum juga menyampaikan agar mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan apa-apa yang tentu ke depan yang kita lakukan agar lebih baik lagi," tutupnya.
Lebih dari itu Sumardji bercerita kondisi pemain usai pembantaian yang dilakukan Jepang membuat Ole Romeny Cs terpukul.
Namun, perasaan sedih tidak berlarut karena semua pemain sudah bangkit dan kembali siap menatap laga selanjutnya.
"Tentu kita semuanya begitu mengalami kekalahan yang cukup telak 6-0 itu cukup menyakitkan tetapi kembali lagi bahwa yang kita hadapi Jepang dan kita sudah tahu Jepang adalah salah satu raksasanya Asia," terangnya.
"Di sepak bola sehingga semua kita akan lakukan evaluasi secara menyeluruh dan kapten tim menyampaikan semangat kepada para pemain saya juga menyampaikan kepada para pemain," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kondisi Terkini Skuat Timnas Indonesia Pasca Pembantaian di Osaka
-
Skenario Timnas Indonesia Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026 Lewat Round 4
-
Legenda Tenis Yayuk Basuki Sentil Timnas Usai Dibantai Jepang: Jangan Anak Tirikan Cabor Lain
-
Timnas Dibantai Jepang, Justin Hubner Keciduk Kencan dengan Jennifer Coppen Sambil Gendong Kamari
-
Sering Sindir Terkait Naturalisasi, Ternyata Malaysia Lebih Parah daripada Timnas Indonesia
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
-
Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona