Suara.com - Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara mencatatkan perubahan dalam ranking FIFA edisi Juni 2025. Perubahan ini dipengaruhi oleh hasil pertandingan di ajang internasional yang digelar sepanjang FIFA Matchday bulan Juni.
Dari laga uji coba hingga pertandingan penting dalam Kualifikasi Piala Asia 2027 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, semua berdampak pada naik-turunnya posisi negara-negara ASEAN di tangga peringkat dunia.
Bulan Juni 2025 menjadi periode krusial bagi beberapa negara ASEAN. Selain menggelar laga uji coba internasional, ada dua agenda besar yang dijalani oleh mereka, yakni putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 dan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Negara-negara seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia terlibat langsung dalam perjuangan memperebutkan tiket ke Piala Asia 2027.
Sementara itu, Indonesia menjadi satu-satunya wakil ASEAN yang berhasil menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, hasil-hasil pertandingan yang mereka raih sangat beragam dan mempengaruhi posisi mereka di ranking FIFA terbaru.
Hasil Beragam di Lapangan, Dampak Langsung ke Peringkat
Thailand, yang sempat berada di 100 besar dunia, harus menelan pil pahit usai kekalahan dari Turkmenistan. Bertandang ke Stadion Ashgabat, skuad Gajah Perang takluk dengan skor cukup telak 1-3.
Kekalahan ini membuat Thailand turun ke posisi 101 dunia, kehilangan posisi bergengsi di top 100. Kini mereka mengoleksi 1.222,07 poin.
Baca Juga: Update Ranking FIFA Negara ASEAN: Timnas Indonesia Turun, Malaysia Melejit
Vietnam mengalami nasib yang lebih tragis. Dalam laga penuh gengsi melawan sesama negara ASEAN, mereka dibantai oleh Malaysia dengan skor mencolok 0-4.
Kekalahan memalukan ini membuat Vietnam harus turun drastis ke posisi 113 dengan total 1.169,84 poin, posisi terendah mereka dalam beberapa tahun terakhir.
Malaysia, sebaliknya, menikmati hasil manis dari kemenangan telak tersebut. Meskipun posisinya masih di luar 120 besar, Harimau Malaya berhasil mempertahankan posisi di peringkat 126 dengan 1.135,54 poin.
Kemenangan ini bukan hanya soal harga diri ASEAN, tapi juga jadi dorongan moral untuk menyambut laga-laga berikutnya.
Indonesia, yang tampil di level lebih tinggi yakni putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, harus menghadapi kekuatan besar Asia: Jepang. Bertanding di markas lawan, Timnas Indonesia dihantam enam gol tanpa balas (0-6).
Hasil ini berdampak langsung pada penurunan posisi Indonesia di ranking FIFA, dari 116 turun ke 118 dengan raihan 1.154,55 poin. Meski kalah, Timnas Garuda tetap mencatat sejarah dengan berhasil lolos ke putaran keempat kualifikasi, pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
-
Update Ranking FIFA Negara ASEAN: Timnas Indonesia Turun, Malaysia Melejit
-
Joey Pelupessy Bukan Cadangan Usai Timnas Indonesia Batal Naturalisasi Pemain Rp31,29 Miliar
-
3 Kelemahan Timnas Indonesia yang Perlu Diperbaiki sebelum Bertarung di Round 4
-
4 Calon Lawan Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
-
Statistik 4 Laga Patrick Kluivert Bersama Timnas Indonesia, Apa yang Harus Dievaluasi?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah