Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Dean James, saat ini tengah berada di persimpangan jalan untuk memilih bergabung bersama AEK Athens atau melanjutkan kariernya bersama Go Ahead Eagles. Bagaimana perbandingan prestasi kedua klub ini?
Kabar soal ketertarikan AEK Athens terhadap Dean James ini diungkapkan oleh media asal Yunani, Sport 24. Dari informasi yang tersaji, AEK Athens siap membayar biaya transfer sebesar dua juta euro kepada Go Ahead Eagles.
"AEK Athens dilaporkan serius mendatangkan Dean James dari Go Ahead Eagles. AEK dilaporkan akan memberi tawaran dua juta euro," tulis Sport 24.
Kini, Dean James dihadapkan kepada dua pilihan tersebut. Dia bisa mendapatkan pengalaman baru apabila bergabung bersama AEK Athens. Di sisi lain, dia juga harus kehilangan tempat utama di Go Ahead Eagles.
Apabila dibandingkan, sebetulnya bagaimana komparasi prestasi antara AEK Athens dengan Go Ahead Eagles? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
1. Perbandingan Kiprah
Sebetulnya, cukup sulit untuk membandingkan kualitas kedua tim ini mengingat mereka berasal dari negara yang berbeda. Artinya, kompetisi yang dijalani juga berbeda.
Namun, yang jelas, keduanya sama-sama klub lama yang sudah berumur lebih dari satu abad. Jika Go Ahead Eagles pertama kali dibentuk pada 2 Desember 1902, di sisi lain AEK berdiri pada 13 April 1924.
Go Ahead Eagles memang menghadapi persaingan yang lebih menantang karena bermain di Eredivisie, sedangkan AEK berkompetisi melawan tim-tim yang cukup berkualitas di Liga Super Yunani.
Baca Juga: Prestasi AEK Athens, Klub Yunani yang Incar Dean James, Naik Level Atau Turun Nih?
2. Perbandingan Prestasi
AEK Athens jauh lebih berprestasi di level domestik. Mereka jadi sebagai satu-satunya tim yang pernah meraih semua kompetisi yang diselenggarakan oleh Hellenic Football Federation (HFF), yakni 13 gelar Greek Championship, 15 gelar Greek Cup, 1 Piala Liga, dan dua gelar Piala Super.
Tak hanya itu, tim yang dijuluki Kuning-Hitam itu sudah beberapa kali tampil di kejuaraan Eropa, baik itu Liga Champions, UEFA Europa League, hingga UEFA Cup Winners’ Cup yang kini sudah tidak lagi diselenggarakan.
Sementara itu, Go Ahead Eagles tercatat bisa mendapatkan empat gelar saja, yakni pada 1916/1917, 1921/1922, 1929/1930, dan 1932/1933. Di ajang lainnya, mereka meraih satu gelar Tweede Divisie 1958/1959, dan satu gelar KNVB Cup pada 2024/2025.
3. Prestasi Musim Ini
Sementara itu, AEK Athens tampaknya punya kiprah yang jauh lebih mentereng di kompetisi domestik dibandingkan Go Ahead Eagles. Pada musim reguler Super League Greece, mereka menduduki peringkat kedua.
Berita Terkait
-
Prestasi AEK Athens, Klub Yunani yang Incar Dean James, Naik Level Atau Turun Nih?
-
Selamat Tinggal Mees Hilgers, Penggantinya Teman Dean James
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Jepang: Rotasi Besar-besaran, Beckham Putra Starter!
-
Update Harga Pasaran Pemain Keturunan: Wajah Baru Naik, Thom Haye Malah Turun
-
Beda Nasib Antara Dean James dan Mees Hilgers dalam Kenaikan Market Value
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting
-
Saga Transfer Berakhir: Fenerbahce Boyong N'Golo Kante dari Al-Ittihad
-
Apes, Alejandro Garnacho Kena Sial Usai Sindir Manchester United
-
Kontribusi Minim, Apa Kegunaan Viktor Gyokeres di Arsenal?
-
Mengenal Lebih Dekat Ardiansyah Nur Kapten Timnas Futsal Indonesia yang Cetak Sejarah di Piala Asia
-
Ragnar Oratmangoen Batal Gabung Persib Bandung?
-
Dari Jayapura ke Panggung Asia: Wendy Brian Ick, Motor Kemenangan Timnas Futsal Indonesia