Suara.com - Media Irak membuat laporan bahwa mereka berharap tidak tergabung dalam grup yang sama dengan timnas Indonesia di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Irak gagal lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 karena kalah saing dengan Korea Selatan dan Yordania di babak ketiga.
Meski begitu, tim berjuluk Singa Mesopotamia masih punya kesempatan karena akan mentas di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di ajang playoff ini, tim asuhan Graham Arnold berpotensi menghadapi empat tim yaitu Qatar, Arab Saudi, Oman, dan timnas Indonesia.
Sedangkan Uni Emirat Arab dipastikan tak akan menjadi lawan Irak karena mereka tergabung dalam pot undian yang sama.
Jelang kualifikasi itu, media Irak @iraqis_ir membuat ulasan terkait rekor pertemuan Singa Mesopotamia dengan calon lawan di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dari hasil pertemuan, Irak berhasil meraih hasil positif ketika melawan timnas Indonesia.
Bahkan Aymen Hussein dkk sukses menumbangkan skuad Garuda dua kali di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Irak juga punya modal positif saat melawan Uni Emirat Arab serta Oman.
Baca Juga: Pemain Keturunan Rp 33,7 Miliar Dibidik Klub Raksasa Yunani, Nilai Transfernya Edan!
Namun, Ali Jasim cs justru gagal menang di laga terakhirnya melawan Qatar dan Arab Saudi.
"Timnas Irak baru-baru ini memainkan serangkaian pertandingan penting melawan tim-tim yang sebagian akan mereka hadapi di babak play-off Piala Dunia," tulis laporan media Irak tersebut.
"Tim tersebut telah meraih hasil yang beragam, memenangkan tiga pertandingan dan kalah dua kali," sambungnya.
Media Irak juga tersebut menjelaskan timnya tidak akan bertemu Uni Emirat Arab di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Karena berada di pot yang sama, maka kedua tim tidak akan saling berhadapan di grup yang sama (dengan UEA), sebab mekanisme pembagian grup didasarkan pada menghindari pertemuan dua tim yang memiliki level yang sama secara bersamaan," tulis @iraqis_ir.
Meski begitu, media Irak tersebut juga berharap bahwa negaranya tidak bersua timnas Indonesia di grup.
Berita Terkait
-
Wonderkid Rp1,74 Miliar Dipanggil Gerald Vanenburg, Cocok Isi Pos Winger Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Buka Peluang Jadi Pelatih China: Perlu Ada Tawaran
-
Mengenal Praya, Kampung Halaman Emil Audero di Lombok
-
Pemain Keturunan Rp4,35 M Eligible Bela Timnas Indonesia, Bisa Jadi Pesaing Joey Pelupessy
-
Dicoret Belanda, Pemain Keturunan Surabaya Rp4,3 M Julian Oerip Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?