Suara.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia tercatat mengalami peningkatan harga pasar. Dari semua nama pemain yang memperlihatkan kenaikan, Kevin Diks jadi sosok penggawa Garuda yang nilainya melonjak signifikan.
Sebagian besar pemain Timnas Indonesia yang memperlihatkan kenaikan nilai pasar alias market value ini sebetulnya terjadi karena performa impresif mereka selama memperkuat klubnya masing-masing.
Jadi, tidak hanya pemain abroad saja yang mengalami lonjakan nilai pasar. Beberapa pemain lokal Timnas Indonesia yang tampil mentereng di BRI Liga 1 musim lalu pun juga mengalami kenaikan yang sama.
Lantas, siapa saja sosok pemain yang nilai pasarnya meningkat tersebut? Berikut Suara.com menyajikan deretan pemain Timnas Indonesia yang mengalami peningkatan harga pasar.
1. Ricky Kambuaya
Gelandang Dewa United yang belakangan ini mulai mendapatkan kepercayaan dari Patrick Kluivert, Ricky Kambuaya, di Timnas Indonesia ternyata juga sempat memperlihatkan kenaikan nilai pasar.
Saat ini, pemain asal Sorong itu nilai pasarnya mencapai Rp5,65 miliar. Padahal, sebelumnya, Ricky hanya sempat dihargai sebesar Rp4,7 miliar, termasuk ketika pindah dari Persib Bandung.
2. Yakob Sayuri
Winger andalan Timnas Indonesia, Yakob Sayuri, juga termasuk sebagai salah satu pemain yang mempertontonkan performa impresif di kompetisi domestik bersama Malut United di musim ini.
Baca Juga: Baru Dipanggil, Sudah Dicoret! 2 Pemain Persib Batal Bela Timnas Indonesia U-23
Itulah mengapa, Yakob kini dihargai sebesar Rp6,08 miliar. Jumlah ini mengalami peningkatan yang cukup terasa dibandingkan harga pasar sebelumnya yang menyentuh Rp5,21 miliar.
3. Egy Maulana Vikri
Performa impresif yang diperlihatkan Egy Maulana Vikri bersama Dewa United pada BRI Liga 1 musim lalu turut mempengaruhi harga pasarnya yang mengalami lonjakan signifikan.
Berdasarkan update pada 29 Mei 2025, Egy saat ini dihargai Rp6,08 miliar. Padahal, sebelumnya nilai pasar pemain berusia 24 tahun itu hanya mencapai Rp4,78 miliar.
4. Dean James
Pemain Timnas Indonesia lainnya yang memperlihatkan peningkatan harga pasar ialah Dean James. Bek kiri asal klub Liga Belanda, Go Ahead Eagles, itu saat ini nilai pasarnya mencapai Rp31,29 miliar.
Berita Terkait
-
Baru Dipanggil, Sudah Dicoret! 2 Pemain Persib Batal Bela Timnas Indonesia U-23
-
Media Italia Bongkar Masa Depan Jay Idzes Bersama AC Venezia, Seperti Apa?
-
Qatar dan Arab Saudi Negara Islam, Menpora: Timnas Indonesia Tak Akan Dizalimi
-
8 Pemain Abroad yang Absen Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025
-
Swansea City Rekrut Bek Australia, Pemain Keturunan Indonesia Rp6,08 Miliar Makin Tergusur
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
Teman Jay Idzes di Sassuolo Curhat: Kami Kesulitan
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija
-
Shayne Pattynama Mendadak Naik Mobil Anti Peluru di Dekat BSD Tangerang, Ada Apa?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Jay Idzes? Uji Pengetahuanmu di Sini
-
Fabio Grosso Angkat Topi, Aksi Jay Idzes Jadi Penentu Kemenangan Sassuolo
-
Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam, Hector Souto Tebar Ancaman!
-
Kerja Terus! John Herdman Kini Geruduk Operator Super League, Ini Alasannya