Namun, Udinese juga harus bersaing untuk memburu tanda tangan Jay Idzes dari Venezia.
"Kabar terkini adalah persaingan dengan dua klub yang akan berkompetisi di Eropa yaitu Bologna dan Fiorentina untuk membujuk Jay Idzes yang kontraknya baru akan habis pada tahun 2027," lanjut laporan itu.
Jika transfer tersebut terealisasi, maka Udinese akan memecahkan rekor transfer dalam klub.
Sebelumnya rekor transfer Udinese adalah ketika mendatangkan Rolando Mandragora dari Juventus dengan harga 20 juta euro.
Jika Jay Idzes didatangkan seharga 25 juta euro, maka ia akan jadi rekor transfer termahal dalam sejarah Udinese.
Statistik Jay Idzes di Timnas Indonesia
Jay Idzes memang bukan sembarang bek. Dalam perjalanan timnas Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, perannya tampak jelas dan tak tergantikan.
Dalam catatan resmi yang diberitakan oleh Instagram resmi Timnas Indonesia, Jay Idzes merupakan pemain yang paling sering diberi kepercayaan tampil di lapangan hijau.
Nyatanya pemain kelahiran Mierlo tersebut total punya catatan 900 menit bermain dengan tim Merah Putih.
Baca Juga: Jay Idzes Jadi Rekan Pemain Keturunan Indonesia Rp130 M Jika Gabung ke Udinese
Bukan hanya itu, Jay Idzes juga memberikan kontribusi penting dari aspek distribusi bola.
Dalam proses serangan dan penguasaan bola, dia melakukan total 416 operan yang sukses diberikan ke rekan satu timnya.
Tak ayal, performa apik tersebut membuat Jay Idzes menjadi komoditi panas yang diperebutkan oleh klub Italia.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-23 Tidak Serius di Piala AFF U-23 2025 karena Tak Diisi Pemain Bintang?
-
Sam Cuntapay: Bapak Filipina, Ibu Indonesia Layak Dipantau Simon Tahamata
-
Daftar Pemain Senior yang Bisa Dipanggil untuk Timnas Indonesia U-23, Ada Rafael Struick
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia U-23 Komentari Daftar Pemain Pilihan Gerald Vanenburg
-
Reza Arya Pratama Ingin Tembus Skuad Utama Timnas Indonesia Usai Latihan Bareng Kluivert
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus