Suara.com - Masa depan di lini serang Timnas Indonesia tampak cerah dengan kemunculan penyerang keturunan Bandung berusia 15 tahun yang mencetak 7 gol di Liga Kanada. Siapa dia?
Bukan rahasia lagi jika Timnas Indonesia memiliki banyak talenta-talenta muda yang ada di dalam maupun di luar negeri.
Banyaknya talenta muda yang dimiliki Tim Garuda, terutama di luar negeri, tak lepas dari banyaknya diaspora yang ada di seluruh penjuru dunia.
Para diaspora ini memiliki keturunan yang satu per satu mulai menunjukkan taringnya di lapangan hijau dan menarik atensi para pecinta sepak bola Tanah Air.
Karena mampu menunjukkan taringnya di luar negeri, banyak pecinta sepak bola Tanah Air berharap para pemain diaspora ini mau membela Indonesia.
Salah satu yang diharapkan mau membela Tim Garuda adalah penyerang keturunan Bandung yang menetap di Kanada, Mason Vonn Retel.
Lantas, siapakah sosok Mason Vonn Retel tersebut? Berikut ulasannya.
Pernah Main di Tim MLS
Dilansir dari akun Instagram @bolavers24, Mason Vonn Retel merupakan pemain keturunan Indonesia di Kanada yang baru berusia 15 tahun.
Baca Juga: Pujian Pelatih Bergaji Rp384 M untuk Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders
Mason, sapaannya, memiliki darah keturunan dari kakek dan neneknya. Dilansir dari sumber yang sama, sang kakek lahir di Bandung, Jawa Barat.
“Saya lahir di Kanada, orang tua saya (kakek dan nenek Mason) lahir di Bandung, Jawa Barat,” ujar ayah Mason.
“Mason lahir di Kanada, (sedangkan) pihak ibunya adalah orang Inggris,” lanjutnya, seperti yang dikutip dari @bolavers24.
Melihat silsilah itu, maka Mason bisa membela tiga negara di masa depan, yakni Indonesia, Kanada, dan juga Inggris.
Menurut penuturan sang ayah, pemain berpostur 173 cm ini sempat bermain di Vancouver Whitecaps pada musim 2023/2024.
Sebagai informasi, Vancouver Whitecaps merupakan tim asal Kanada yang berkiprah di kasta teratas Liga Amerika Serikat atau MLS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi