Meski Lebanon dan Kuwait kalah nilai pasar dari seorang Idzes, nyatanya ranking kedua negara tidak memiliki perbedaan yang jauh dengan Timnas Indonesia.
Ranking Lebanon bahkan menempati peringkat ke-112 dunia, unggul 11 peringkat dari Tim Garuda yang duduk di peringkat 123 dunia.
Sementara Kuwait yang nilai pasarnya lebih tinggi dari Lebanon duduk di peringkat 134 dunia, atau terpaut sembilan anak tangga dari Indonesia.
Kebetulan, Lebanon dan Kuwait dikabarkan bisa menjadi lawan Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday pada September mendatang.
Pasalnya, kedua tim nasional asal Timur Tengah ini merespons ajakan bertanding Tim Merah Putih yang akan bertarung di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Karenanya, menarik untuk melihat aksi Lebanon dan Kuwait saat melawan Timnas Indonesia, andai laga persahabatan ini tercipta.
Apakah nilai pasar Lebanon dan Kuwait yang kalah jauh dari Jay Idzes membuat kedua tim nasional itu akan menjadi bulan-bulanan Timnas Indonesia?
(Felix Indra Jaya)
Baca Juga: Arungi Ronde Keempat, Timnas Indonesia Tak Cukup Hanya Andalkan Tingginya Harga Skuat!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan