Nathan pada akhirnya memutuskan kembali ke Swansea City. Hanya saja, keputusan itu nyatanya tidak menghadirkan skenario positif.
Ia cuma bermain satu kali di Championship dengan catatan dua menit saja.
Selain itu, Nathan cuma bermain dua kali di Piala Liga Inggris dengan durasi 125 menit. Itu artinya, Nathan cuma bermain 127 menit buat Swansea di musim 2024/25.
Media lokal Wales, Wales Online, bahkan menyebut Nathan sebagai bagian dari kegagalan rekrutmen Swansea City musim panas 2023.
Klub asal Wales itu mengeluarkan 350 ribu poundsterling untuk memboyongnya dari Excelsior, namun sang pemain gagal menunjukkan performa yang layak.
Nathan kesulitan menembus tim utama di bawah pelatih Michael Duff dan Luke Williams.
Nasib serupa terjadi saat ia dipinjamkan ke SC Heerenveen, klub kasta tertinggi Eredivisie, yang hanya memberinya 15 menit bermain dari total empat laga.
Wales Online secara blak-blakan menulis, "Kepergian (Nathan) Tjoe-A-On merupakan langkah terbaru dari apa yang secara luas dilihat sebagai upaya perekrutan yang gagal pada musim panas 2023 di bawah direktur olahraga sebelumnya Paul Watson."
Dari total 13 pemain yang didatangkan Swansea musim panas 2023, hanya lima pemain yang bertahan.
Baca Juga: 3 Klub Penyumbang Pemain Terbanyak Daftar Sementara Liga Indonesia All Stars, Ada Tim Promosi
Nathan termasuk dalam kelompok yang hengkang bersama nama lain seperti Kristian Pedersen dan Mykola Kuharevich.
Kondisi makin rumit saat Swansea merekrut bek baru, Cameron Burgess dari Ipswich Town, yang secara langsung mengancam posisi Nathan di skuad.
Situasi ini menjadi pemicu utama Nathan dan klub memutuskan mengakhiri kontrak lebih awal.
Nathan Tjoe-A-On menambah daftar pemain keturunan Timnas Indonesia yang berstatus free agent atau tanpa klub saat ini.
Selain Nathan, ada Thom Haye, Justin Hubner, Shayne Pattynama, dan Rafael Struick.
Adapun Nathan Tjoe-A-On mulai terpinggirkan dari skuad Garuda yang dipimpin Patrick Kluivert.
Memang ia sebelumnya tampil 90 menit ketika timnas Indonesia menahan imbang Australia 0-0.
Nathan Tjoe-A-On juga bermain sebagai starter lawan The Socceroos di pertemuan kedua.
Akan tetapi, ia main selama 79 menit dan tak bisa membantu skuad Garuda yang kalah telak 1-5 dari Australia.
Setelah kekalahan telak itu, Nathan Tjoe-A-On tak pernah dimainkan lagi oleh Patrick Kluivert.
Kini, dengan status bebas transfer, opsi kembali ke Belanda menjadi paling realistis bagi Nathan.
Pengalaman di Eredivisie dan koneksi lamanya dengan klub-klub Belanda bisa jadi kunci untuk menyelamatkan kariernya yang tengah meredup.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya